Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bulog Dibikin Sibuk, Beras Bantuan 1,96 Ton Ditimbun di Cirebon

Kab. Cirebon
Bulog Dibikin Sibuk, Beras Bantuan 1,96 Ton Ditimbun di Cirebon
Launching bantuan pangan CBP di Cilegon, 12 September 2023 (dok. PosIND)
  • Bulog memperketat pengawasan penyaluran bantuan pangan di Cirebon, mulai dari data penerima, dokumen distribusi, bukti penerimaan, hingga verifikasi sebelum beras dibagikan.
  • Pemeriksaan internal Bulog atas temuan di Desa Ambit menyatakan dokumen penyaluran lengkap dan sesuai SOP, sementara keberadaan fisik beras setelah diterima masih ditangani polisi.
  • Polisi mengamankan 196 karung beras bantuan seberat total 1,96 ton dari sebuah rumah di Desa Ambit setelah menerima laporan warga soal aktivitas pengumpulan beras.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Cirebon, IDN Times- Perum Bulog memperketat pemeriksaan dalam penyaluran bantuan pangan menyusul ditemukannya ratusan karung beras bantuan yang terkumpul di sebuah rumah di Desa Ambit, Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat belum lama ini.

Pengawasan kini dilakukan sejak data penerima bantuan diterima hingga beras dibagikan di titik penyaluran. Bulog mencocokkan data penerima, dokumen distribusi, serta bukti penerimaan untuk memastikan penyaluran berjalan sesuai daftar yang telah ditetapkan.

Kepala Perum Bulog Cabang Cirebon Imam Mahdi mengatakan, pemeriksaan administrasi menjadi bagian dari pengawasan pada setiap tahapan distribusi. Bulog menempatkan tim verifikasi untuk mengecek kelengkapan dokumen sebelum proses penyaluran dilakukan.

“Dengan adanya kegiatan tersebut, kami melakukan pengetatan pengawasan. Setiap penyaluran di kami ada tim verifikasi dokumen,” ujar Imam, Selasa (15/9/2026).

Menurut dia, verifikasi dimulai setelah Bulog menerima data keluarga penerima manfaat (KPM). Petugas mencocokkan identitas penerima dengan dokumen penyaluran dan memeriksa ketersediaan bukti bantuan telah diterima.

  1. 1. Pemeriksaan dimulai dari data penerima

    Ilustrasi Bantuan Pangan Beras dari Perum Bulog.
    Ilustrasi Bantuan Pangan Beras dari Perum Bulog. (Dok. Bapanas)

    Selain mengecek daftar penerima, kata Imam, Bulog menelusuri tahapan distribusi sebelum beras tiba di lokasi pembagian. Pemeriksaan mencakup penyusunan rencana penyaluran, kualitas beras, hingga koordinasi dengan pemerintah daerah, dinas terkait, dan pemerintah desa.

    Beras selanjutnya dikirim menuju titik pembagian yang umumnya berada di kantor desa atau kelurahan. Distribusi dilakukan berdasarkan daftar penerima yang telah ditetapkan dalam program bantuan pangan.

    Imam mengatakan, pengetatan tersebut dilakukan agar administrasi setiap tahapan distribusi dapat ditelusuri. 

    “Nantinya Bulog dapat mencocokkan proses penyaluran dengan data penerima yang menjadi dasar distribusi,” katanya.

  2. 2. Bulog periksa temuan di Desa Ambit

    Penyaluran Bantuan Pangan Beras 10 kilogram (kg). (dok. Bulog)
    Penyaluran Bantuan Pangan Beras 10 kilogram (kg). (dok. Bulog)

    Imam mengatakan, temuan beras di Desa Ambit juga menjadi bagian dari pemeriksaan internal Bulog. Pemeriksaan dilakukan setelah Bulog menerima informasi mengenai adanya dugaan penumpukan bantuan pangan di lokasi tersebut.

    Petugas Bulog mengecek dokumen dan prosedur penyaluran yang berkaitan dengan bantuan pangan di Desa Ambit. Berdasarkan pemeriksaan administrasi, dokumen penyaluran dinyatakan lengkap dan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) Bulog.

    “Dari dokumen yang kami review dan cek, sudah lengkap, sudah sesuai dengan SOP kami. Artinya, beras tersebut sudah diterima oleh penerima manfaat,” kata Imam.

    Bulog menyampaikan hasil pemeriksaan tersebut berdasarkan dokumen distribusi yang tersedia. Sementara keberadaan fisik beras setelah tercatat diterima penerima manfaat masih menjadi bagian dari penanganan aparat kepolisian.

  3. 3. Polisi amankan 196 karung beras

    Penyaluran Bantuan Pangan Beras 10 kilogram (kg). (dok. Bulog)
    Penyaluran Bantuan Pangan Beras 10 kilogram (kg). (dok. Bulog)

    Sebelumnya, polisi menemukan 196 karung beras di sebuah rumah di Desa Ambit. Setiap karung memiliki berat 10 kilogram sehingga keseluruhan beras yang diamankan mencapai sekitar 1,96 ton.

    Kapolsek Waled AKP M Fadholi mengatakan, penemuan tersebut bermula dari informasi masyarakat mengenai aktivitas pengumpulan beras bantuan pangan di sebuah rumah yang disebut sebagai lokasi pengepul.

    Polisi kemudian mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan. Dari tempat tersebut, petugas menemukan ratusan karung beras yang diduga merupakan bantuan pangan.

    “Total ada 196 karung, masing-masing 10 kilogram dan sudah diamankan di Polsek Waled,” ujar Fadholi

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More