Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

APKARINDO: Karet Indonesia Tak Boleh Lagi Hanya Jadi Bahan Mentah

Kota Bandung
APKARINDO: Karet Indonesia Tak Boleh Lagi Hanya Jadi Bahan Mentah
APKARINDO) mendorong transformasi sektor perkaretan nasional melalui hilirisasi agar komoditas tersebut mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani sekaligus memperkuat industri dalam negeri. (Dok.Istimewa)
  • APKARINDO mendorong hilirisasi karet agar Indonesia tidak hanya mengekspor bahan mentah, melainkan menghasilkan nilai tambah bagi petani dan memperkuat industri domestik.
  • Dalam pengukuhan DPP periode 2026–2031, APKARINDO menargetkan penguatan organisasi petani, produktivitas kebun, kemitraan strategis, serta pengolahan karet dari hulu hingga hilir.
  • Organisasi ini menekankan kolaborasi petani, pemerintah, industri, dan pasar untuk memperluas akses pasar, menyerap produksi nasional, serta membangkitkan perkebunan karet rakyat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Indonesia sebagai salah satu produsen karet terbesar di dunia dinilai tidak bisa terus bergantung pada ekspor bahan mentah. Asosiasi Petani Karet Indonesia (APKARINDO) mendorong transformasi sektor perkaretan nasional melalui hilirisasi agar komoditas tersebut mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani sekaligus memperkuat industri dalam negeri.

Dorongan tersebut mengemuka dalam pengukuhan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) APKARINDO periode 2026–2031 yang digelar di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta, Senin (14/9/2026). Dalam momentum tersebut, organisasi petani karet itu menegaskan komitmennya memperkuat organisasi petani, meningkatkan produktivitas perkebunan, memperluas kemitraan strategis, hingga mendorong pengembangan industri pengolahan karet dari hulu ke hilir.

Ketua Umum DPP APKARINDO, Irfan Ahmad Fauzi, mengatakan kebangkitan sektor karet rakyat tidak cukup hanya dengan meningkatkan produksi. Menurutnya, karet harus mampu menghasilkan nilai tambah melalui pengembangan industri pengolahan dan berbagai produk manufaktur berbasis karet.

"Kita percaya bahwa kebangkitan karet rakyat bukan hanya tentang meningkatkan produksi. Tetapi juga tentang menciptakan nilai tambah. Karet tidak boleh berhenti sebagai bahan mentah. Kita harus mendorong transformasi karet dari hulu sampai hilir," kata Irfan dalam sambutannya.

Menurut dia, hilirisasi menjadi salah satu langkah penting untuk memperkuat posisi petani karet rakyat di tengah berbagai tantangan yang dihadapi sektor perkaretan nasional. Dengan rantai industri yang lebih panjang, manfaat ekonomi yang diperoleh tidak hanya dinikmati pelaku industri, tetapi juga petani sebagai produsen utama bahan baku.

  1. 1. Petani karet masih menjadi tulang punggung industri nasional

    WhatsApp Image 2026-09-14 at 17.32.49.jpeg
    APKARINDO) mendorong transformasi sektor perkaretan nasional melalui hilirisasi agar komoditas tersebut mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani sekaligus memperkuat industri dalam negeri. (Dok.Istimewa)

    Irfan mengungkapkan Indonesia masih menjadi salah satu negara penghasil karet terbesar di dunia. Namun, perkebunan karet nasional hingga saat ini masih didominasi oleh perkebunan rakyat yang menjadi sumber penghidupan bagi jutaan keluarga petani.

    Karena itu, menurutnya, penguatan kelembagaan petani harus berjalan beriringan dengan upaya membangun ekosistem industri karet yang lebih kuat.

    "Kita harus bekerja bersama. Kita harus memperkuat organisasi. Kita harus hadir di tengah petani. Kita harus menjadi jembatan antara petani, pemerintah, industri, dan pasar," tegas Irfan.

    APKARINDO memandang kolaborasi antara petani, pemerintah, pelaku industri, dan pasar menjadi kunci agar sektor perkaretan nasional mampu kembali tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.

  2. 2. Pengukuhan pengurus jadi awal gerakan kebangkitan karet rakyat

    WhatsApp Image 2026-09-14 at 17.32.492.jpeg
    APKARINDO) mendorong transformasi sektor perkaretan nasional melalui hilirisasi agar komoditas tersebut mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani sekaligus memperkuat industri dalam negeri. (Dok.Istimewa)

    Dalam kesempatan tersebut, APKARINDO mengukuhkan kepengurusan DPP periode 2026–2031 dengan mengusung tema "Petani Karet Rakyat Bangkit". Acara dihadiri perwakilan Kementerian Pertanian, Kementerian Transmigrasi, Kepolisian Republik Indonesia, pelaku industri perkaretan, dunia usaha, serta perwakilan APKARINDO dari berbagai daerah seperti Aceh, Sumatra Selatan, Lampung, Riau, Jambi, Kalimantan, Garut, dan Tasikmalaya.

    Irfan menegaskan pelantikan dan pengukuhan pengurus bukan sekadar agenda organisasi, melainkan titik awal gerakan untuk mengembalikan kejayaan perkebunan karet rakyat Indonesia.

    "Momentum hari ini bukan hanya sebuah seremoni organisasi. Hari ini merupakan awal dari sebuah amanah besar. Amanah untuk membangkitkan kembali kejayaan perkebunan karet rakyat Indonesia," ujarnya.

    Dalam acara tersebut, APKARINDO juga membacakan Deklarasi Menuju Kemandirian Petani, Produktivitas Nasional, dan Ketahanan Energi Nasional sebagai bagian dari arah perjuangan organisasi lima tahun ke depan.

  3. 3. Bidik kemitraan strategis dan penguatan industri karet

    WhatsApp Image 2026-09-14 at 17.32.50 (1).jpeg
    APKARINDO) mendorong transformasi sektor perkaretan nasional melalui hilirisasi agar komoditas tersebut mampu memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi petani sekaligus memperkuat industri dalam negeri. (Dok.Istimewa)

    Selain pengukuhan pengurus, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan Surat Keputusan DPP APKARINDO, Deklarasi Kebangkitan Karet, arahan Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, keynote speech Wakil Menteri Transmigrasi, penandatanganan kerja sama strategis, serta Dialog Nasional Perkaretan.

    APKARINDO menilai kebangkitan sektor karet membutuhkan dukungan lintas sektor, mulai dari penguatan organisasi petani, peningkatan produktivitas kebun, akses pasar, hingga pengembangan industri hilir yang mampu menyerap hasil produksi dalam negeri.

    "Mari kita jadikan periode kepengurusan ini sebagai periode kebangkitan karet rakyat Indonesia. Petani Karet Rakyat Bangkit. Produksi Karet Nasional Meningkat. Industri Karet Indonesia Semakin Kuat," pungkas Irfan Ahmad Fauzi.

    Dengan semangat tersebut, APKARINDO menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah dan industri dalam mendorong pembangunan sektor perkaretan yang mandiri, maju, dan berkelanjutan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More