Ilustrasi LRT. (IDN Times/Anjani Asra)
BRT bukan menjadi tujuan akhir pengembangan transportasi massal di Kota Bandung. Farhan menyebut pemerintah memiliki rencana lanjutan untuk menghadirkan moda transportasi berbasis rel ringan atau LRT. Ia mengibaratkan BRT Bandung seperti sistem Busway di Jakarta, tetapi dengan ukuran bus yang lebih kecil.
"Mimpi berikutnya adalah LRT," kata Farhan.
Menurutnya, LRT nantinya akan memiliki konsep yang berbeda dengan BRT. Moda tersebut disebut akan memiliki bentuk yang menyerupai kereta gantung.
Di sisi lain, Farhan juga memberikan perkembangan terkait 14 pohon di Jalan Pahlawan yang sebelumnya dikuliti. Dari jumlah tersebut, dua pohon dinyatakan tidak tertolong, sedangkan 12 lainnya masih dalam upaya penyelamatan.
Pemkot Bandung akan memulihkan bagian kambium pohon dengan membungkusnya menggunakan media tertentu serta memberikan obat khusus. Farhan memperkirakan kulit pohon yang rusak dapat kembali tumbuh dalam waktu sekitar tiga bulan.
"Yang 12 pohon lagi masih tertolong, kita akan perbaiki kambiumnya dengan cara membungkus dengan menggunakan medium dan juga diberi obat-obat khusus untuk mengembalikan si kulitnya supaya tumbuh kembali," katanya.
Terkait motif pengulitan pohon tersebut, Farhan mengatakan pihaknya masih melakukan pendalaman. Pemkot Bandung untuk sementara lebih memprioritaskan penyelamatan pohon sebelum mengungkap motif pelaku.