Makan bergizi gratis yang dibagikan kepada para siswa SD di Surabaya. (IDN Times/Ardiansyah Fajar).
Dijelaskan Umar, pihaknya akan menggenjot persiapan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto itu. Memastikan kesiapan vendor, kata dia, salah satu poin yang saat ini terus digenjot.
"Saya cek sekarang, untuk memastikan kesiapan mitra ini dalam pemberian MBG. Mudah-mudahan besok lusa udah clear. Sehingga nanti, ketika mitra ini udah dapat data, karena informasinya dari murid TK, SD, SMP, termasuk yang dari Kemenag nih," kata dia.
Di Kabupaten Majalengka sendiri, kata dia, ada dua vendor yang ditunjuk menggarap progam itu. Dari dua vendor itu, nantinya akan ditentukan sekolah mana saja yang akan di-handle.
"Makanya kami padu padankan hari ini, dan nantinya penerima manfaat tidak ada persoalan. Ke sekolah mana ini akan diberikan. Itu yang kami pastikan dari hari ini sampai hari Jumat lah," papar dia.
"Karena Mitra ini memetakan 3500 penerima manfaat. Setiap mitranya. Jadi kurang lebih ada 7000. Itu pun beserta ibu hamil, balita dan Ibu menyusui," lanjut dia.