Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Begal di Bandung Makin Nekat, Rampas HP Korban saat Pagi Hari

Begal di Bandung Makin Nekat, Rampas HP Korban saat Pagi Hari
Ilustrasi begal. (IDN Times/Mardya Shakti)
Intinya Sih
  • Aksi begal di Bandung makin nekat, terjadi pagi hari di Jalan Babakan Ciparay dan menimpa pria berinisial U saat berolahraga bersama dua rekannya.
  • Satu pelaku berhasil diamankan warga sementara satu lainnya masih diburu polisi; barang bukti seperti motor dan ponsel korban telah disita untuk penyelidikan.
  • Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut tekanan ekonomi dan musim libur sekolah sebagai faktor meningkatnya kejahatan jalanan, termasuk kasus pembegalan yang marak belakangan ini.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Bandung, IDN Times - Aksi kejahatan jalanan di Kota Bandung semakin brutal. Pelaku kejahatan jalanan ini nekat melakukan aksinya pada pagi hari. Kali ini, korban pencurian dengan kekerasan dialami seorang pria berinisial U (24) di Jalan Babakan Ciparay, Kelurahan Kopo, Kecamatan Bojongloa Kaler. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB.

Korban yang saat itu tengah berolahraga bersama dua rekannya menjadi sasaran dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor. Salah satu pelaku berhasil diamankan warga, sementara rekannya masih dalam pengejaran polisi.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kedua pelaku memepet korban lalu merampas telepon genggam yang sedang dipegangnya. Korban sempat memberikan perlawanan dengan menarik jaket salah seorang pelaku yang dibonceng.

Namun, pelaku membalas dengan memukul pipi korban hingga terjatuh ke aspal. Tak lama berselang, kedua pelaku juga terjatuh dari sepeda motor yang mereka gunakan.

Melihat kejadian tersebut, dua rekan korban langsung mengejar para pelaku. Mereka berhasil mengamankan satu orang pelaku, sedangkan seorang lainnya berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton membenarkan peristiwa tersebut. Menurut dia, satu pelaku telah diamankan dan saat ini polisi masih memburu pelaku lain yang kabur.

"Benar, satu orang pelaku sudah diamankan dan satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran dan kami terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan maupun keterlibatan pihak lain," kata Anton saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).

Dalam penanganan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy yang digunakan pelaku saat beraksi, telepon genggam milik korban yang sempat terjatuh di lokasi kejadian, serta dus telepon seluler.

Saat ini, pelaku yang telah diamankan menjalani proses hukum di Polrestabes Bandung. Polisi menjerat tersangka dengan Pasal 479 KUHP sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi kejahatan jalanan yang dapat terjadi kapan saja, termasuk pada pagi hari saat aktivitas masyarakat mulai meningkat.

Sebelumnya, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menilai kondisi ekonomi yang masih penuh tekanan menjadi salah satu faktor yang memicu meningkatnya tindak kejahatan di Kota Bandung, termasuk kasus pembegalan yang belakangan menjadi sorotan publik.

Karena itu, Pemerintah Kota Bandung bersama aparat kepolisian memilih bersikap terbuka terhadap setiap kasus kriminal yang terjadi di wilayahnya. Farhan mengatakan maraknya aksi pembegalan dipengaruhi beberapa faktor. Salah satunya adalah tekanan ekonomi yang dirasakan sebagian masyarakat. Selain itu, ia menilai angka kejahatan jalanan memang cenderung meningkat saat musim libur sekolah.

"Kenapa Bandung ini rawan begal? Ada beberapa hal. Satu, tekanan ekonomi. Dua, memang siklus setiap memasuki libur sekolah ini pasti agak tinggi tingkat kekerasannya," kata Farhan.

Ia berharap tren tersebut dapat ditekan setelah aktivitas sekolah kembali berjalan normal.

Share Article
Editorial Team

Latest News Jawa Barat

See More