Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) telah meminta pabrik yang memiliki pekerja banyak dan ingin menjalankan operasionalnya melakukan rapid test (tes cepat). Hal itu guna memastikan pekerja di pabrik tersebut tidak ada yang terpapar virus corona jenis baru (COVID-19).
Meski demikian, banyak pabrik nyatanya tetap beroperasi tanpa melakukan rapid test terlebih dahulu. Salah satu pekerja pabrik tekstil di Banjaran, Kabupaten Bandung, AHA menuturkan, hingga hari kelima penerapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di Bandung Raya, pihak perusahaannya belum melakukan tes cepat.
"Ya memang ada pabrik di Indonesia yang jujur dan nurut ke pemerintah?," ujar AHA ketika dihubungi, Senin (27/4).
