Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Adevegroup Jajaki Investasi Baru Lewat Skema Pra-IPO (Dok. Adevegroup)
  • Adevegroup membuka putaran pra-IPO bagi investor domestik dan asing sebagai persiapan IPO senilai Rp100 miliar, dengan rincian waktu serta skema penawaran diumumkan kemudian.
  • Grup yang didirikan Adam Muhammad Ghifari telah mengembangkan tujuh brand di Indonesia, Malaysia, dan Thailand, serta menyiapkan empat proyek strategis untuk ekspansi Asia Tenggara.
  • Selain modal, Adevegroup mencari mitra jangka panjang yang memahami pasar Asia Tenggara; portofolionya mencakup teknologi AI terintegrasi, kolaborasi manufaktur, dan layanan bisnis lintas negara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Adevegroup mulai membuka peluang investasi bagi investor domestik maupun asing melalui putaran pra-IPO. Langkah ini menjadi bagian dari rencana pengembangan bisnis grup sekaligus persiapan menuju pasar modal.

Grup usaha yang didirikan Adam Muhammad Ghifari tersebut menargetkan penawaran umum perdana saham atau IPO senilai Rp100 miliar. Adapun rincian waktu dan skema penawaran akan diumumkan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.

Sejak didirikan, Adevegroup telah mengembangkan tujuh brand dan menjalankan kegiatan bisnis di Indonesia, Malaysia, serta Thailand. Perusahaan juga tengah menyiapkan empat proyek strategis untuk mendukung ekspansi di kawasan Asia Tenggara.

Peluang investasi ini menyasar investor institusional, perusahaan modal ventura, dan mitra bisnis yang tertarik berkolaborasi dalam pengembangan usaha. Sebelumnya, Adevegroup membangun perusahaan dan proyeknya menggunakan sumber daya sendiri sebelum membuka kesempatan bagi investor eksternal.

1. Membuka peluang investasi setelah mengembangkan bisnis secara mandiri

Adevegroup Jajaki Investasi Baru Lewat Skema Pra-IPO (Dok. Adevegroup)

Pendiri Adevegroup , Adam Muhammad Ghifari, mengatakan pihaknya tidak hanya mencari tambahan modal melalui putaran pra-IPO. Perusahaan juga ingin mendapatkan mitra yang memiliki pemahaman terhadap pasar Asia Tenggara dan visi pengembangan bisnis jangka panjang.

“Kami tidak sekadar mencari modal. Kami mencari mitra yang memahami Asia Tenggara dan ingin membangun sesuatu yang bertahan lama,” ujar Adam.

2. Mengembangkan tujuh brand dan teknologi berbasis AI

Ilustrasi AI. (pexels.com/cottonbro studio)

Portofolio bisnis Adevegroup mencakup Queen Secret Coffee, QClub Athleisure, Capek Cantik Club, Pilgrim, Bahanbakukiloan.com, 11 Brotherhood, dan Podium. Ketujuh brand tersebut bergerak di sejumlah kategori, mulai dari minuman herbal, pakaian olahraga, perawatan diri, penyediaan bahan baku, hingga layanan pendukung bisnis lintas negara.

Selain portofolio tersebut, grup ini mengembangkan Mankind by Adeve, sistem orkestrasi berbasis kecerdasan buatan (AI) yang mengintegrasikan aktivitas media sosial, marketplace, dan pergudangan. Adevegroup juga menjalin kolaborasi di bidang studio foto, manufaktur herbal, serta material komposit hasil daur ulang.

3. Menjajaki kemitraan untuk memperluas pasar Asia Tenggara

Adevegroup Jajaki Investasi Baru Lewat Skema Pra-IPO (Dok. Adevegroup)

Kegiatan operasional regional Adevegroup didukung kantor yang berlokasi di Jakarta Selatan, kawasan TRX Kuala Lumpur, dan Songkhla di Thailand selatan. Brand-brand dalam grup juga terhubung dengan berbagai marketplace serta layanan pengiriman lokal dan internasional.

Melalui tahap pra-IPO, perusahaan ingin menjajaki kemitraan dengan investor yang memiliki visi jangka panjang dan memahami potensi pasar Asia Tenggara. Adam mengatakan investor yang bergabung sejak awal diharapkan dapat mengikuti perjalanan perusahaan hingga memasuki bursa.

“Kami ingin investor yang masuk sejak awal ikut menikmati perjalanan kami sampai ke bursa,” kata Adam.

Perusahaan menyatakan terbuka untuk berdiskusi dengan calon investor, baik terkait pengembangan grup secara keseluruhan maupun peluang kolaborasi pada proyek tertentu. Pertemuan daring atau presentasi tatap muka di Jakarta dan Kuala Lumpur dapat dijadwalkan melalui situs resmi adevegroup.com. Rincian waktu serta skema penawaran investasi akan disampaikan kemudian sesuai ketentuan yang berlaku.

Curated For You

Editorial Team

Related Article