Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Cimahi tidak menerapkan pembelajaran daring untuk Kegiatan belajar mengajar (KBM) di seluruh sekolah, meski abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau masih terasa. Murid di sana tetap belajar di sekolah secara langsung.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana mengatakan, hujan debu abu vulkanik Gunung Anak Krakatau memang saat ini masih dialami masyarakat, namun belum terlalu serius sehingga tidak dilakukan perubahan skema KBM.
"Dampak di Cimahi sudah terasa, kemarin kita lihat juga, debunya sangat halus. KBM sementara belum (daring), masih offline, tetap seperti biasa," kata Ngatiyana, di Jalan Raden Demang Hardjakusumah, Senin (7/9/2026).
