Cirebon, IDN Times- Pemerintah Kabupaten Cirebon mengambil langkah tegas untuk memperketat jalur distribusi hewan ternak setelah terdeteksi kembalinya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di wilayah tersebut.
Langkah ini dilakukan guna mencegah penyebaran penyakit yang dapat berdampak buruk pada kesehatan hewan ternak sekaligus mengancam perekonomian peternak setempat.
Penjabat Bupati Cirebon, Wahyu Mijaya mengatakan, pihaknya telah menginstruksikan dinas terkait untuk memperketat pengawasan terhadap peredaran hewan ternak. Langkah ini mencakup pemeriksaan ketat kesehatan hewan di setiap titik distribusi serta pembatasan pergerakan hewan dari daerah-daerah yang telah terpapar wabah PMK.
“Kesehatan hewan ternak menjadi prioritas kami. Jalur distribusi hewan akan kami awasi secara ketat untuk memastikan tidak ada hewan yang terinfeksi keluar dari wilayah yang terdampak. Kami bekerja sama dengan pihak berwenang untuk mencegah penyebaran penyakit ini,” kata Wahyu, Selasa (14/1/2025).
