Comscore Tracker

Begini Simulasi di Sekolah Jika Belajar Tatap Muka Berlangsung

Setiap meja ada sekat plastik dan sekolah dibagi dua shift

Bandung, IDN Times - Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendatangi salah satu sekolah di Sukabumi, Jawa Barat, untuk meninjau langsung simulasi penerapan sekolah secara tatap muka, Rabu(8/7/2020). Dia ditemani Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Dalam akun Instagram Ridwan Kamil, dia mengunggah beberapa foto yang memperlihatkan bagaimana operasional sekolah nantinya dan posisi meja serta murid ketika kegiatan belajar mengajar (KBM).

Emil mengatakan, tatap muka untuk sekolah yang diijinkan dibuka terbatas di zona kewaspadaan hijau seperti Kota Sukabumi.

1. Satu kelas tidak semua siswa belajar secara bersamaan

Begini Simulasi di Sekolah Jika Belajar Tatap Muka BerlangsungInstagram/Ridwan Kamil

Dia menatakan, dalam satu kelas nantinya akan ada dua atau tiga shift. Dengan demikian, sebagian siswa akan belajar di sekolah sedangkan siswa lainnya melakukan pembelajaran secara daring (online).

"Siswa berdomisili di zona non hijau tetap belum boleh datang tatap muka ke sekolah yang sudah zona hijau," ujar Emil, Rabu (8/7).

2. Siswa bisa saja memilih tidak datang ke sekolah dan belajar secara daring

Begini Simulasi di Sekolah Jika Belajar Tatap Muka BerlangsungInstagram/Ridwan Kamil

Walaupun sudah zona hijau, lanjut Emil, namun orang tua boleh memilih anaknya untuk tetap belajar daring dari di rumah jika itu menjadi pilihannya. Saat ini, semua hal termasuk KBM akan dijalankan dengan kehati-hatian.

"Kami lakukan secara perlahan dan bertahap," paparnya.

3. Belum tentu semua sekolah di Sukabumi lakukan KBM secara tatap muka

Begini Simulasi di Sekolah Jika Belajar Tatap Muka BerlangsungDok.Humas Jabar

Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak akan gegabah dalam menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka untuk SMA/SMK di Kota Sukabumi yang telah dinyatakan zona hijau COVID-19. Kehatian-hatian diperlukan untuk meminimalisasi risiko penularan virus di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi menuturkan, dia sudah meninjau secara langsung kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka langsung di SMAN 4, Sukabumi.

Dia memastikan Sukabumi akan menjadi daerah percontohan ketika ada daerah lain yang berhasil masuk zona hijau sehingga sekolah bisa buka di era normal baru.

Meski demikian, KBM tatap muka tidak dilakukan di semua sekolah melainkan hanya di sekolah yang memang sudah siap dengan protokol kesehatan serta sarana dan prasarana. Kemudian sekolah yang diizinkan menggelar KBM di kelas hanya yang mayoritas muridnya memang berasal dari Kota Sukabumi.

"Jika sekolahnya ternyata sebagian besar dari luar Kota Sukabumi, misalnya Kabupaten Sukabumi yang masih zona biru, maka tetap tidak diizinkan," ujar Dedi akhir pekan kemarin.

4. Masih ada sekolah yang belum siap lakukan KMB tatap muka

Begini Simulasi di Sekolah Jika Belajar Tatap Muka BerlangsungDok.Humas Jabar

Berdasarkan tinjauannya, dari total 39 SMA dan SMK yang terdiri dari 9 berstatus Sekolah Negeri dan 30 Sekolah Swasta tidak semua akan memulai KBM di sekolah. Dedi akan melakukan rapat terlebih dahulu dengan gugus tugas di Kota Sukabumi agar ada pengecekan kesiapan sekolah sebelum dibuka.

Secara teknis akan ada pembagian waktu KBM di sekolah untuk tetap menjaga jarak. Pembelajaran diatur sedemikian rupa sehingga hanya ada 18 orang per kelas serta diberlakukan pembagian jadwal per Pekan

"Misalnya minggu ini kelas X, minggu selanjutnya kelas XI, kemudian kelas XII," ujarnya.

5. Pengecekan sekolah di cek seluruhnya pekan ini

Begini Simulasi di Sekolah Jika Belajar Tatap Muka BerlangsungInstagram/Ridwan Kamil

Disdik Provinsi Jabar melalui Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V telah menyiapkan Tim Satgas Pembukaan Sekolah untuk engawasi pelaksanaan KBM di sekolah. Satgas diisi para pengawas sekolah.

"Kami akan melakukan pengecekan berkali-kali karena kami sangat memperhitungkan risikonya. Semua instrumen check list-nya sudah kami siapkan dan akan dilakukan oleh pengawas," kata Kepala Kacadisdikwil V Nonong Winarni.

Dalam bekerja, Satgas dibantu aparat dari Dinas Pendidikan Kota Sukabumi. Saat ini Satgas dan Disdik Kota Sukabumi masih berkoordinasi untuk menetapkan sekolah mana saja yang akan memulai pembelajaran di sekolah.

"Pekan ini kita cek semuanya," tambah Nonong.

Baca Juga: Cegah Virus Corona, Pemerintah Siap Tes COVID-19 di Sekolah-Sekolah

Baca Juga: Wapres Cek Persiapan Protokol Kesehatan Sekolah di Sukabumi

Topic:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya