Sederet Alasan Bey Tolak Pinangan Demokrat untuk Pilgub Jabar

Bey tidak punya keinginan jadi Gubernur Jawa Barat

Bandung, IDN Times - Penjabat Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin tegas menolak tiket dari Partai Demokrat untuk maju dalam kontestasi Pilgub 2024. Penolakan ini dilakukan lantaran Bey memiliki beberapa alasan.

Sebelum menamparkan beberapa alasan, Bey turut menceritakan soal adanya tawaran tiket maju Pilgub Jawa Barat, dari Partai Demokrat. Dia mengatakan, pada awalnya Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto menemuinya di Gedung Sate.

"Saya menerima kunjungan audiensi ketua DPD Demokrat Jabar, Pak Anton (kemarin) dan juga jajaran. Mereka menyampaikan ini kunjungan silaturahmi karena belum pernah bertemu dengan saya karena Pak anton kan anggota DPR. ya menyambut baik kunjungan pa anton dan jajaran tersebut," jelas Bey, Rabu (15/5/2024).

1. Bey bertugas sesuai arahan presiden

Sederet Alasan Bey Tolak Pinangan Demokrat untuk Pilgub JabarPj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Usai itu, muncul beberapa obrolan soal komitmen memajukan Jawa Barat dari DPD Demokrat Jawa Barat, setelah itu baru muncul pertanyaan sekaligus ajakan untuk maju ke Pilgub Jawa Barat. Bey langsung menolak dan membeberkan alasannya.

"Saya jawab bahwa, saya itu bertugas sesuai dengan yang diberikan kepada saya, yaitu saya bertugas di Jabar hanya sampai gubernur definitif nanti terpilih. Jadi saya tidak akan maju dalam pilkada," jelasnya.

2. Bey belum ada keinginan menjadi Gubernur Jabar

Sederet Alasan Bey Tolak Pinangan Demokrat untuk Pilgub JabarPj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Disinggung soal niatan Demokrat meminang dirinya lantaran memiliki elektabilitas yang baik, Bey memastikan tidak ada unsur-unsur tersebut. Dia mengatakan, Demokrat hanya menawarkan maju Pilgub Jawa Barat untuk melanjutkan kerja-kerja sebagai gubernur.

"Cuma dia (Anton) hanya menyampaikan sudah bekerja dengan baik, kenapa tidak dilanjutkan. Saya jawab karena pertama saya tidak ada keinginan untuk maju menjadi gubernur definitif dan saya hanya akan bekerja sebaik mungkin sampai akhir masa jabatan saya sebagai Pj aja," katanya.

3. Bey pastikan Demokrat akan mendukung dirinya selama menjadi Pj Gubernur

Sederet Alasan Bey Tolak Pinangan Demokrat untuk Pilgub JabarPj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Bey memastikan, Demokrat Jawa Barat juga sudah menerima dan siap akan membantu dirinya hingga masa jabatan sebagai Pj Gubernur Jawa Barat habis. Bey pun menegaskan kembali dirinya tidak akan maju dalam Pilkada 2024.

"Dan mereka menyambut, mereka akan mendukung apa yang akan saya kerjakan selama berapa bulan ke depan ini," katanya.

Sebelumnya, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Sukartono Suratto membenarkan ajakannya itu tidak berbuah manis. Bey memastikan akan tetap sebagai ASN dan belum mau bertarung di Pilgub Jabar.

"Kita tanya beliau mau lanjut lagi atau tidak. Ternyata beliau tidak mau lanjut, ya sudah. Intinya kita akan mendukung apapun apa yang mereka kerjakan hari ini dan ke depan sampai selesai," ujar Anton usai menyambangi Bey di Gedung Sate, Selasa (14/5/2024).

Dengan sudah ada keputusan itu, Anton mengungkapkan, Partai Demokrat Jawa Barat akan kembali melakukan safari politik untuk menentukan arah politik untuk Pilgub 2024. Adapun dalam waktu dekat dirinya akan bertemu PKS dan Golkar.

"Hari ini ketemu PKS, lusa dengan Golkar. Kita mau tahu orangnya. Apakah cocok dengan kita atau enggak. Intinya Demokrat akan mengusung yang terbaik untuk Jawa Barat," katanya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Condong Maju Pilgub Jabar, Golkar Bicara Peluang Jakarta

Baca Juga: Disparbud Jabar Bakal Maksimalkan Program 'Nganjang ka Pakuan'

Topik:

  • Yogi Pasha

Berita Terkini Lainnya