Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Pemkot Bandung akan Revitalisasi Terminal Tipe C, Angkot Beralih Jadi Feeder

IMG_20251231_104158.jpg
Angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya sih...
  • Banyak terminal sekedar dilewati angkot
    • Pemkot Bandung akan mengubah konsep angkot menjadi feeder
    • Fungsi terminal tipe C perlu dikaji ulang
    • Terminal bisa juga jadi TPS sementara
      • Opsi pengalihan fungsi terminal ke tempat pengolahan sampah
      • Terminal Ujungberung telah berubah fungsi menjadi kios pasar dan ojek pangkalan
      • Yang paling penting transportasi warga makin baik
        • Perubahan konsep angkot menjadi feeder untuk membangun sistem transportasi yang lebih tertata, efisien, dan terintegrasi dengan moda transportasi lain
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Pemerintah Kota Bandung berencana menata dan merevitalisasi terminal tipe C yang selama ini dikelola Pemkot Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, saat ini terdapat sekitar 14 terminal tipe C di Kota Bandung dengan kondisi yang sebagian besar kurang optimal. Salah satu terminal yang menjadi sorotan adalah Terminal Ujungberung.

“Terminal tipe C yang dikelola Pemkot itu ada sekitar 14. Rata-rata kondisinya ya seperti sekarang, termasuk Ujungberung,” ujar Farhan melalui siaran pers dikutip IDN Times, Rabu (14/1/2025).

1. Banyak terminal sekedar dilewati angkot

WhatsApp Image 2025-07-08 at 1.03.56 PM (2).jpeg
Angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. Debbie Sutrisno/IDN Times

Sebagai langkah utama, Pemkot Bandung akan mengubah konsep angkot dari angkutan utama menjadi feeder atau pengumpan, sebagaimana yang telah diterapkan di sejumlah wilayah penyangga.

“Kita akan mengubah konsep angkot menjadi feeder. Ini sudah dicontohkan di wilayah subprovinsi dan akan kita adopsi di seluruh Kota Bandung,” jelasnya.

Seiring dengan perubahan tersebut, Farhan menilai fungsi terminal tipe C perlu dikaji ulang. Pasalnya, saat ini banyak terminal yang hanya dilewati angkot tanpa berfungsi sebagai simpul naik turun penumpang secara optimal.

“Sekarang terminal itu kebanyakan cuma dilewati saja. Jadi kita dalami dulu, kalau fungsinya memang tidak ada, akan kita alihkan,” katanya.

2. Terminal bisa juga jadi TPS sementara

WhatsApp Image 2025-11-21 at 6.16.28 PM.jpeg
Penanganan tumpukan sampah di Kota Bandung, Dok. Humas Pemkot Bandung

Salah satu opsi pengalihan fungsi terminal adalah seperti yang telah dilakukan di kawasan Ciwastra, yakni dimanfaatkan sebagai fasilitas pengolahan sampah. Konsep serupa juga tengah dikaji untuk diterapkan di beberapa terminal lainnya.

“Seperti di Ciwastra, rencananya ada terminal yang dijadikan tempat pengolahan sampah,” ungkap Farhan.

Kondisi serupa juga terlihat di Terminal Ujungberung, yang saat ini telah berubah fungsi menjadi kios-kios pasar dan ojek pangkalan. Hal tersebut semakin menguatkan perlunya revitalisasi menyeluruh terhadap terminal dan sistem angkot di Kota Bandung.

“Di Ujungberung sekarang jadi kios pasar dan ojek pangkalan. Artinya memang kita harus melakukan revitalisasi angkot,” ujarnya.

3. Yang paling penting transportasi warga makin baik

IMG_20251231_104226.jpg
Angkutan kota (angkot) di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno

Farhan menambahkan, perubahan konsep angkot menjadi feeder merupakan langkah penting dalam membangun sistem transportasi kota yang lebih tertata, efisien, dan terintegrasi dengan moda transportasi lainnya.

“Konsep utamanya angkot sebagai feeder. Itu yang paling penting,” ucapnya.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Kejati Jabar Tunjuk Enam Orang Jaksa Tangani Kasus Resbob

14 Jan 2026, 12:15 WIBNews