Comscore Tracker

Kabar Baik, 27 Kabupaten dan Kota di Jabar Masuk Zona Kuning COVID-19

Tidak ada zona oranye di seluruh kabupaten dan kota di Jabar

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menyatakan bahwa 27 kabupaten dan kota di Jabar sudah keluar dari zona oranye. Saat ini, seluruh wilayah masuk dalam zona yang lebih baik yaitu zona kuning.

Adapun data itu berdasarkan data Bersatu Lawan COVID-19 periode 13-19 September 2021. Zona kuning bisa diartikan dengan kategori risiko rendah.

"Kita sudah zona kuning semua, tingkat kepatuhan naik di 91 persen, jaga jarak naik di 89 persen," ujar Gubernur Jabar, Ridwan Kamil alias Emil, melalui keterangan resmi, Sabtu (25/9/2021).

1. Meski semua sudah zona oranye protokol kesehatan tetap harus diterapkan maksimal

Kabar Baik, 27 Kabupaten dan Kota di Jabar Masuk Zona Kuning COVID-19Dok.Humas Jabar

Sebelumnya, pada 6-12 September 2021, dari 27 kabupaten dan kota tercatat masih masuk zona oranye atau risiko sedang yakni Kabupaten Cirebon. Namun kini statusnya mengalami perbaikan. Meski bebas zona oranye dan merah, Emil minta masyarakat tetap disiplin prokes 5M.

"Protokol kesehatan harus ditingkatkan karena pandemi belum usai. Kenyataannya sudah terlihat. Data per 23 September 2021 tingkat kepatuhan warga Jabar dalam memakai masker mencapai 91,09 persen dan jaga jarak 89,54 persen," ungkapan.

2. Warga Jabar yang sembuh dari COVID-19 terus meningkat

Kabar Baik, 27 Kabupaten dan Kota di Jabar Masuk Zona Kuning COVID-19Seorang tenaga kesehatan melambaikan tangan sebelum memberikan makanan kepada pasien positif COVID-19 di Rumah Sakit Khusus Ibu dan Anak (RSKIA) Bandung, Jawa Barat, Senin (13/7/2020). Kementerian Kesehatan menyebut anggaran untuk insentif tenaga kesehatan yang menangani pasien COVID-19 mencapai Rp1,9 triliun baik di fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) dan institusi kesehatan pusat. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi

Emil menambahkan, saat ini angka kasus aktif COVID-19 Jabar kembali menurun. Merujuk data Bersatu Lawan Covid (BLC) periode 23 September 2021, angka kasus aktif di Jabar hanya 3.843 atau turun 143 kasus dari hari sebelumnya.

"Di satu sisi angka kesembuhan meningkat 373 menjadi 683.088 orang. Mudah-mudahan seiring waktu, dukungan beberapa minggu ke depan kita bisa mengurangi drastis lagi kasus aktif yang ada di Jawa Barat," jelasnya.

3. Keterisian tempat tidur COVID-19 di rumah sakit juga menurun pekan ini

Kabar Baik, 27 Kabupaten dan Kota di Jabar Masuk Zona Kuning COVID-19Dok.Humas Jabar

Dari jumlah itu, ada tiga daerah yang memiliki angka kasus aktif paling tinggi yakni Kota Cimahi 2,96 persen, Kabupaten Ciamis 1,62 persen, dan Kabupaten Bandung 1,16 persen.

"Kemudian, tingkat keterisian kamar tidur (BOR) untuk COVID-19 di rumah sakit rujukan kembali menurun. Dari puncaknya yang menjadi 91 persen kini menjadi 6,28 persen saja per 23 September 2021," kata dia.

Baca Juga: Siap Maju Pilgub Jabar 2024, Oded M Danial Tunggu Instruksi PKS

Baca Juga: Satgas COVID-19 Jabar Belum Dapat Laporan Klaster Corona Tempat Wisata

Topic:

  • Galih Persiana

Berita Terkini Lainnya