Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Waktu Tanya Jawab Debat Kedua Pilgub Jabar Jadi 60 Detik
(Istimewa)

Bandung, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat (Jabar) menambah durasi waktu penyampaian jawaban bagi para pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur di debat putaran kedua Pilgub Jabar yang akan berlangsung di Hotel Patra Cirebon, Sabtu (16/11/2024).

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih dan Partisipasi Masyarakat KPU Jawa Barat, Hedi Ardia mengatakan, pada debat perdana waktu yang diberikan untuk paslon saling tanya jawab hanya 45 detik. Di debat kedua ini, jatah waktu itu akan bertambah.

"Debat pertama kami mendapatkan masukan soal durasi jawaban yang disampaikan oleh paslon itu terbatas hanya 45 detik. Nah, di debat kedua kami tambah menjadi 60 detik," ujar Hedi, Jumat (15/11/2024).

1. Pendukung boleh bawa atribut

(Istimewa)

Selain itu, Hedi mengungkapkan, perbedaan lainnya yaitu ada pada aturan atribut yang dikenakan oleh para pendukung pasangan calon. Ia memastikan, pada debat kedua ini akan lebih dibebaskan namun hanya yang melekat di badan.

"Kalau sebelumnya kan kampus, itu kami wanti-wanti jangan sampai menggunakan atribut kampanye. Bedanya itu. Nah, sekarang kita diperbolehkan membawa atribut," katanya.

2. Ada pembatasan massa

(Istimewa)

Kemudian, KPU Jabar meminta agar atribut yang dikenakan pendukung pasangan calon tidak mengganggu proses pengambilan gambar media massa pada saat debat berlangsung. Hedi menambahkan, pada debat kali ini juga ada pembatasan pendukung.

"Untuk masa sendiri kami bedakan juga, karena di sana ternyata lokasinya lebih kecil dibandingkan dengan yang pertama. Jadi tetap 100 orang, tapi yang boleh masuk ke lokasi debat itu hanya 50 orang. Sisanya, 50 orangnya lagi itu di outdoor, kami siapkan tenda," kata Hedi.

3. Berikut tema dan sub tema debat putaran kedua

Ilustrasi pemilu. (IDN Times/Mhd Saifullah)

Lebih lanjut, Hedi mengungkapkan, tema debat putaran kedua ini sudah ditentukan yaitu tentang Budaya Inovatif untuk Jawa Barat yang Gemah Ripah Repeh Rapih.

Tema tersebut terbagi ke dalam enam sub tema, yakni Industri Budaya, Pariwisata, Peningkatan PAD Berbasis Sumber Daya Alam, Mitigasi Bencana, Kualitas Lingkungan Hidup dan Toleransi Beragama.

Disinggung soal nantinya apakah ada penegasan terhadap para paslon agar menjawab pertanyaan sesuai dengan konteks, Hedi menjelaskan, KPU mempersilakan pada para paslon untuk memaksimalkan semua waktu untuk menyampaikan semua gagasan dan jawabannya.

"Itu sesuatu hal yang kami tidak bisa intervensi, karena itu tergantung dari kemampuan paslon dan sejauh mana paslon merespons pertanyaan itu. Silakan masyarakat menilai, yang jelas kami sediakan panggungnya, kemudian panelis membuat pertanyaan, masyarakat biarlah menilai," kata dia.

Editorial Team

Related Article