Bandung, IDN Times – Pemberdayaan masyarakat dapat tumbuh dari usaha sederhana yang dijalankan di lingkungan keluarga. Hal tersebut terlihat di Desa Watuagung, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, ketika sejumlah perempuan mengembangkan usaha dari lapak kecil hingga produk olahan hasil laut.
Kondisi tersebut terlihat saat Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat Republik Indonesia Muhaimin Iskandar mengunjungi Desa Watuagung di kawasan Pulau Mengare, Gresik, pada 8 Agustus 2026. Ia melihat langsung aktivitas usaha masyarakat yang didukung akses pembiayaan dan pemberdayaan.
Kawasan Mengare memiliki potensi ekonomi yang berkaitan erat dengan perikanan, pertambakan, perdagangan hasil laut, serta berbagai produk olahan. Berdasarkan data BPS 2025, Desa Watuagung memiliki sekitar 3.000 penduduk dengan 1.492 di antaranya perempuan. Sekitar 60 persen perempuan tersebut tercatat sebagai nasabah PNM Mekaar.
Bagi PNM, pembiayaan menjadi salah satu pintu masuk untuk mengembangkan usaha masyarakat. Namun, akses modal kemudian dilanjutkan dengan pendampingan agar usaha tidak hanya bertahan, tetapi mampu meningkatkan kapasitas produksi, kualitas produk, hingga memperluas pasar.
