Biaya Kuliah Jadi Sorotan, PTNBH Siapkan Skema Pembiayaan Baru

Bogor, IDN Times — Tantangan pembiayaan pendidikan tinggi kian kompleks di tengah tuntutan kualitas dan akses yang makin luas. Menyadari hal itu, para Rektor Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) berkumpul di Kampus IPB University untuk merumuskan strategi creative financing sebagai jalan keluar memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan.
Forum bertajuk U25 Leaders Forum yang berlangsung pada 21–23 Januari 2026 tersebut menjadi ruang konsolidasi penting bagi PTNBH dalam menjawab dinamika ekonomi sekaligus kebutuhan talenta unggul nasional.
1. Creative Financing Jadi Kunci Akses Pendidikan Lebih Luas

Para rektor sepakat bahwa creative financing bukan sekadar alternatif pembiayaan, melainkan strategi jangka panjang untuk menjaga keberlanjutan perguruan tinggi tanpa menutup akses bagi mahasiswa dari kelompok ekonomi rentan.
Berbagai skema dibahas, mulai dari optimalisasi aset produktif kampus, penguatan kemitraan dengan industri dan dunia usaha, hingga pengembangan endowment fund. Pendekatan ini dinilai mampu menciptakan sumber pendanaan baru yang sah, akuntabel, dan sesuai regulasi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada biaya pendidikan mahasiswa.
2. Integrasi Pembiayaan dengan Beasiswa dan Subsidi Silang

Rektor IPB University menegaskan bahwa transformasi pembiayaan merupakan prasyarat universitas masa depan. Menurutnya, creative financing harus berjalan beriringan dengan kebijakan beasiswa dan subsidi silang agar akses pendidikan tetap terbuka luas.
“Creative financing bukan hanya soal mencari dana, tetapi strategi sistemik agar pendidikan tinggi tetap inklusif, khususnya bagi mahasiswa berprestasi dari latar belakang ekonomi rentan, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan, riset, dan inovasi,” ujarnya.
Forum ini juga menyoroti pentingnya need-based support, yakni dukungan pembiayaan mahasiswa berbasis kebutuhan, agar keberpihakan sosial tetap menjadi ruh pengelolaan PTNBH.
3. Dorong Daya Saing Kampus dan Kontribusi ke Pembangunan

Melalui skema pembiayaan inovatif, PTNBH diharapkan mampu memperluas daya tampung mahasiswa, meningkatkan layanan akademik, serta mempercepat kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan nasional.
Pendanaan berbasis riset dan inovasi turut menjadi perhatian, karena dinilai mampu memperkuat posisi kampus sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan sekaligus motor pertumbuhan ekonomi berbasis pengetahuan.
Para rektor menegaskan komitmen membangun ekosistem pembiayaan pendidikan tinggi yang inovatif, transparan, dan berorientasi pada dampak sosial. Strategi creative financing diyakini menjadi pengungkit penting untuk mewujudkan pendidikan tinggi Indonesia yang unggul, inklusif, dan berdaya saing global.
















