Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
TPPAS Sarimukti Diliburkan Sehari saat hari H Idulfitri 2026
TPK Sarimukti (Humas/Pemprov Jabar)
  • TPPAS Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat akan libur operasional satu hari pada Idulfitri 2026 agar petugas dapat merayakan Lebaran bersama keluarga.
  • Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan pengurangan dan pemilahan sampah di tingkat hulu karena volume sampah meningkat signifikan saat hari raya.
  • Pemprov Jabar dan KLH mendorong kolaborasi dengan perguruan tinggi serta dunia usaha untuk edukasi dan penanganan sampah mandiri di kawasan, pasar, hingga rumah tangga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
28 Februari 2026

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan pentingnya penyelesaian sampah dari hulu di Kota Bandung agar beban TPPAS Sarimukti berkurang. Ia juga mendorong kolaborasi antara pemerintah kota dan dunia usaha untuk membangun tempat penanganan sampah di tingkat kelurahan.

19 Maret 2026

Kepala DLH Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih mengumumkan bahwa TPPAS Sarimukti akan libur beroperasi satu hari pada hari H Idulfitri 2026. Ia meminta pemerintah daerah dan masyarakat mengoptimalkan pengurangan serta pemilahan sampah di hulu.

beberapa waktu lalu

Sekda Jawa Barat Herman Suryatman bersama 500 mahasiswa melakukan edukasi pemilahan sampah kepada warga di kawasan Arcamanik, Kota Bandung, sebagai upaya mengurangi beban TPA Sarimukti.

Idulfitri 2026

TPPAS Sarimukti ditutup sementara selama satu hari untuk memberi kesempatan petugas merayakan Lebaran bersama keluarga. Operasional pengiriman sampah dilanjutkan kembali setelah hari raya dengan penyesuaian jam kerja.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    TPPAS Sarimukti di Kabupaten Bandung Barat akan menghentikan operasional selama satu hari pada Hari Raya Idulfitri 2026 untuk memberikan waktu bagi petugas merayakan Lebaran bersama keluarga.
  • Who?
    Kepala DLH Jawa Barat Ai Saadiyah Dwidaningsih, Sekda Jawa Barat Herman Suryatman, dan Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menjadi pihak yang menyampaikan kebijakan serta langkah pengelolaan sampah terkait keputusan ini.
  • Where?
    Kebijakan berlaku di TPPAS Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, yang menjadi tempat pembuangan akhir bagi wilayah Kota Bandung dan kawasan Bandung Raya.
  • When?
    Penutupan operasional dilakukan tepat pada hari H Idulfitri 2026. Pernyataan resmi disampaikan pada Kamis, 19 Maret 2026, dan Sabtu, 28 Februari 2026 di Bandung.
  • Why?
    Penutupan sementara dilakukan agar petugas dapat berlebaran bersama keluarga. Selain itu, pemerintah ingin mendorong pengurangan beban sampah dengan memperkuat pemilahan dari hulu selama masa libur tersebut.
  • How?
    Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan pengolahan sampah di tingkat hulu. Edukasi masyarakat dilakukan melalui kerja sama dengan perguruan tinggi dan dunia usaha untuk memperku
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Tempat buang sampah besar di Sarimukti mau libur satu hari pas Lebaran tahun 2026. Petugasnya mau kumpul sama keluarganya. Setelah itu, tempatnya buka lagi dan kirim sampah jalan terus. Pemerintah minta orang-orang pisahin sampah di rumah biar gak numpuk. Banyak mahasiswa bantu ajarin warga supaya sampahnya berkurang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Keputusan meliburkan TPPAS Sarimukti selama satu hari pada Idulfitri 2026 menunjukkan perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan petugas sekaligus mendorong efisiensi pengelolaan sampah. Langkah ini disertai upaya konkret Pemprov Jawa Barat dan KLH untuk memperkuat edukasi pemilahan di hulu, melibatkan mahasiswa, masyarakat, hingga dunia usaha agar sistem pengelolaan sampah menjadi lebih mandiri dan berkelanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat libur beroperasi pada hari H Lebaran Idulfitri 2026. Meski begitu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat memastikan, penutupan operasional ini hanya diberikan satu hari saja.

Kepala DLH Jawa Barat, Ai Saadiyah Dwidaningsih mengatakan, penyesuaian operasional TPA Sarimukti ini memang diberikan khusus Lebaran Idulfitri 2026. Para petugas nantinya bisa berlebaran bersama dengan keluarga.

"Pada hari raya nanti operasional akan off (libur) dulu karena petugas juga merayakan Lebaran. Pengiriman sampah akan berlanjut kembali setelah hari raya dengan penyesuaian jam kerja," kata Saadiyah di Bandung, Kamis (19/3/2026).

1. Minta pemerintah daerah bisa selesaikan tumpukan sampah

TPK Sarimukti (Humas/Pemprov Jabar)

Dengan keputusan ini, pemerintah daerah khususnya di Bandung Raya sebagai daerah yang membuang sampah ke TPA Sarimukti harus bisa mengoptimalkan pengolahan sampah di tingkat hulu. Mengingat, timbulan sampah pada momen hari raya selalu mengalami peningkatan yang signifikan.

Oleh karena itu, pengurangan dan pemilahan sampah, khususnya sampah organik, menjadi kunci utama agar tidak membebani kapasitas TPA Sarimukti.

"Kami meminta pemerintah kabupaten/kota untuk lebih mengoptimalkan proses pengurangan dan pemilahan di hulu. Masyarakat juga diharapkan bertanggung jawab terhadap sampahnya sendiri melalui pengolahan di rumah," ujarnya.

2. Edukasi terhadap masyarakat harus dilakukan secara langsung

Kepulan Asap Masih Terlihat di TPA Sarimukti, KBB. (Bangkit Rizki/IDN Times.com

Saadiyah menambahkan, Pemprov Jawa Barat sudah melakukan langkah konkret untuk mengurangi sampah, khususnya di Bandung Raya. Seperti Beberapa waktu lalu, Sekretaris Daerah (Sekda), Herman Suryatman bekerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi untuk mengedukasi warga.

"Kami bersama 500 mahasiswa terjun langsung di kawasan Arcamanik, Kota Bandung untuk memberikan edukasi pemilahan sampah kepada warga. Itu jadi tanggung jawab agar tidak membebani TPA Sarimukti," ucap Ai.

Sementara, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH), Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, pemilahan dan penyelesaian sampah dari hulu di Kota Bandung nantinya bukan hanya diterapkan untuk kelurahan atau kecamatan saja. Melainkan harus menyasar ke kawasan.

Dengannya menyelesaikan sampah dari hulu, beban TPPAS Sarimukti yang merupakan tempat pembuangan akhir sampah dari wilayah Kota Bandung dan Bandung Raya akan lebih ringan.

"Jadi pada saat kita bicara hilir TPA kita sedang overloaded di Sarimukti, sehingga langkah paling ideal di tengah-tengah desakan kedaruratan sampah ini, ya menyelesaikan sampahnya di hulu," kata Hanif saat ditemui di Bandung, Sabtu (28/2/2026).

3. Persoalan sampah kawasan juga harus diselesaikan

Kondidi Zona Darurat TPA Sarimukti yang Nyaris Penih. (Bangkit Rizki/IDN Times)

Hanif mendorong agar Wali Kota Bandung bisa turut memperhatikan hal tersebut dan nantinya bisa dilakukan kolaborasi antara dunia usaha untuk ikut membantu pembuatan tempat penanganan sampah lainnya di tingkat-tingkat kelurahan Kota Bandung.

"Semua dunia usaha diketok untuk membantu melaksanakan penanganan sampah di rumah tangga-rumah tangga. Kemudian secara beriringan dan simultan, saya sangat berharap Pak Wali Kota segera melakukan penekanan untuk seluruh pemilik kawasan agar menyelesaikan sampahnya sendiri," katanya.

Kawasan seperti di pasar, Hanif menurutkan, penanganan sampahnya banyak yang masih belum menerapkan sistem pemilahan, sampah lebih banyak tercampur antara organik dan non-organik. Kondisi tersebut diharapkannya bisa diberikan edukasi secara perlahan.

"Semisal pasar harus selesai sendiri, kemudian mal ataupun terminal ataupun stasiun, semuanya wajib menyelesaikan sampahnya sendiri. Maka dua hal ini harus beriringan mulai sosialisasi, edukasi, dan komunikasi terus-menerus," kata dia.

"Seperti yang dibangun Bapak Wali Kota di sini juga penegakan hukum harus mulai diingatkan, karena tidak semua orang kemudian ingat akan itu," kata Hanif.

Editorial Team