Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tabung Pengisi Balon Gas Meledak di Sukabumi, 4 Rumah Rusak
TKP ledakam tabung gas di Sukabumi (dok Polisi)
  • Ledakan tabung pengisi balon gas di Kampung Tegallaya, Sukabumi, terjadi Sabtu malam dan mengagetkan warga usai salat Magrib.
  • Insiden bermula saat pemilik mencampur aluminium foil dan soda api untuk membuat gas hidrogen, lalu meninggalkan tabung selama tiga menit sebelum meledak.
  • Daya ledak menghantam empat rumah di sekitar lokasi hingga merusak kaca dan plafon, namun tidak menimbulkan korban luka maupun jiwa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sukabumi, IDN Times - Warga Kampung Tegallaya, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi mendadak geger pada Sabtu (6/6/2026) malam. Suara ledakan keras yang bersumber dari sebuah tabung pengisian balon gas mainan sukses mengagetkan warga yang baru saja menyelesaikan ibadah salat Magrib.

Akibat dari ledakan hebat tersebut, sedikitnya ada empat rumah warga di sekitar lokasi kejadian yang mengalami kerusakan cukup parah pada bagian kaca dan langit-langit rumah.

Bagaimana peristiwa ini bisa terjadi? Berikut adalah deretan fakta di balik insiden ledakan tabung gas di Lembursitu.

1. Berawal dari racikan aluminium foil dan soda api

Ilustrasi soda api (maxpixel.net/CC0)

Insiden mencekam ini terjadi sekitar pukul 18.25 WIB. Kapolsek Lembursitu, Iptu Erik Sukandar, mengungkapkan bahwa petaka bermula ketika pemilik tabung gas selesai menguras wadah besi tersebut.

Untuk membuat gas hidrogen yang biasa digunakan menerbangkan balon mainan, pemilik kemudian memasukkan campuran zat kimia ke dalam tabung. "Korban selesai menguras tabung gas, kemudian mengisinya dengan aluminium foil dan soda api," ujar Erik saat dikonfirmasi, Minggu (7/6/2026).

2. Tabung mendadak meledak setelah ditinggal 3 menit

TKP ledakan tabung gas di Sukabumi (dok Polisi)

Setelah mencampurkan kedua bahan kimia tersebut, pemilik tabung kemudian meletakkannya di area depan rumah. Sialnya, baru ditinggal selama tiga menit untuk keperluan lain, tekanan di dalam tabung diduga melonjak drastis hingga memicu ledakan yang sangat kuat.

"Korban meninggalkan gas tersebut di depan rumah sekitar 3 menit. Kemudian tabung gas tersebut meledak," jelas Erik.

3. Daya ledak hantam pintu dan rontokkan plafon tetangga

ilustrasi rumah rusak, roboh (freepik)

Saking kerasnya ledakan, tabung besi tersebut sempat terpental dan menghantam pintu rumah pemiliknya serta area rumah tetangga terdekat. Gelombang kejut dari ledakan itu langsung merusak struktur ringan dari empat bangunan rumah di radius terdekat.

"Mengakibatkan 4 rumah mengalami kerusakan pada kaca jendela dan plafon rumah," urai Erik.

Pihak kepolisian mencatat ada empat warga yang rumahnya terdampak langsung oleh insiden ini. Mereka adalah Oman Abdurochman (41), Ari Anggara (40), serta dua warga lokal setempat yaitu seorang lansia bernama Ipah (80) dan Asep (65).

Beruntung, meski material kaca dan eternit rumah sempat berhamburan, tidak ada warga yang terluka akibat serpihan tersebut. "Dalam kejadian tersebut tidak ada korban luka maupun jiwa," tegas Kapolsek Lembursitu.

Editorial Team

Related Article