Sulit Dihubungi Dedi Mulyadi Soal Jembatan, Bupati Asjap: Sedang Kerja

- Bupati Sukabumi klaim sedang bekerja, menegaskan tidak perlu dipermasalahkan
- Gubernur minta surat, Pemkab sudah layangkan dokumen yang diminta
- Anggaran jembatan dibahas Pemkab dan Pemprov, rencana anggaran sudah diajukan
Kabupaten Sukabumi, IDN Times - Bupati Sukabumi, Asep Japar akhirnya buka suara terkait sulit dihubungi oleh Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat akan membahas persoalan jembatan di Sungai Cikarang, Kampung Tanjung, Desa Tanjung, Kecamatan Jampangkulon. Menurut Asjap, sapaan akrabnya, saat itu dirinya memang sedang fokus bekerja sehingga tidak bisa langsung merespons.
Diketahui, Dedi Mulyadi menyoroti kasus warga yang menggotong keranda berisi jenazah dan siswa yang melintasi arus sungai tanpa jembatan. Teguran ini bukan yang pertama kali diberikan oleh orang nomor satu di Jawa Barat. Sebelumnya, Dedi juga menegur keras Asjap usai meninggalnya Raya balita yang wafat dalam kondisi dipenuhi cacing.
1. Bupati Sukabumi klaim sedang bekerja

Asjap menegaskan bahwa pernyataan soal dirinya sulit dihubungi tidak perlu dipermasalahkan. Ia menyebut yang terpenting adalah pemerintah daerah tetap berupaya menuntaskan persoalan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.
"Biarin, gak apa-apa. Biar aja Pak Gubernur menyampaikan itu. Yang penting kita pada saat itu lagi bekerja," kata Asjap kepada awak media, Jumat (29/8/2025).
2. Gubernur minta surat, Pemkab sudah layangkan

Menurut Asjap, Gubernur Jawa Barat sebelumnya meminta adanya surat pernyataan terkait pembangunan Jembatan Tanjung sebagai salah satu syarat pemberian bantuan. Ia memastikan dokumen itu sudah ditandatangani.
"Kemarin saya sudah tanda tangan. Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur karena beliau memperhatikan Kabupaten Sukabumi," ujarnya.
3. Anggaran jembatan dibahas Pemkab dan Pemprov

Terkait kelanjutan pembangunan Jembatan Tanjung, Marwan menegaskan pihaknya telah mengajukan rencana anggaran bersama Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda).
"Kita juga sudah merencanakan dan diusulkan. Nantinya akan ada anggaran dari provinsi, sementara dari pemkab juga sudah dibahas," kata dia.
4. Komunikasi dengan Gubernur dinilai normal

Disinggung soal kondisi komunikasi dengan Gubernur Jawa Barat, Marwan menyebut hubungannya masih berjalan baik tanpa ada masalah.
"Biasa aja, ketemu juga biasa," tandasnya.