Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Sekolah Masih Tahan Ijazah, Bantuan Pendidikan Jabar Bakal Disetop

Sekolah Masih Tahan Ijazah, Bantuan Pendidikan Jabar Bakal Disetop
Potret siswa siswi SMA Unggul Del. (dok. SMA Unggul Del)
Share Article

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali mengingatkan agar seluruh sekolah swasta segera menyerahkan ijazah siswa-siswi yang ditahan. Jika masih ada sekolah yang kekeh menahan, maka Bantuan Pendidikan Menengah Universal (BPMU) tidak akan diserahkan. 

BPMU sendiri merupakan bantuan dari pemerintah provinsi yang bersumber dari APBD dan disalurankan ke sekolah SMA-SLB khusus swasta. Sementara bantuan disalurkan untuk sekolah negeri. 

Pemerintah Provinsi juga akan terus mengawal proses penyaluran ijazah bagi para peserta didik baik di Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hingga Sekolah Luar Biasa (SLB). 

"Gubernur kan sudah tegas dan jelas ya bahwa beliau meminta semua sekolah tanpa kecuali SMA, SMK secepatnya menyerahkan ijazah ke peserta didik," kata Skertaris Daerah (Sekda) Provinai Jabar, Herman Suryatman, Rabu (9/4/2025).

"Karena disimpan pun kan tidak ada manfaatnya justru yang terjadi kontra produktif, jadi beliau meminta semuanya diserahkan dan kemudian skema bantuan BPMU baru kita serahkan begitu," ujar Herman. 

1. Saat ini banyak sekolah swasta sudah kembalikan ijazah ke siswa

Inin Nastain/ Gubernur Dedi Mulyadi
Inin Nastain/ Gubernur Dedi Mulyadi

Herman memastikan seluruh sekolah swasta segera memberikan ijazah yang ditahan sejak lama agar bisa mendapatkan kembali BPMU. Berdasarkan respons beberapa waktu lalu, dia mendapatkan data langsung mengenai banyaknya sekolah yang sudah menyerahkan ijazahnya. 

"Teman-teman sangat responsif, kok, yang SMA kan sudah menyampaikan (menyalurkan) dan SMK juga. Saya kira kita positive thinking ya semuanya akan indah pada waktunya. Tinggal kita monitor saja, nanti kita evaluasi," katanya. 

2. Kepentingan masyarakat harus diutamakan

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Pemerintah Provinsi Jabar, kata Herman, akan lebih dahulu mementingkan urusan warga. Apalagi, banyak para siswa yang ijazahnya tidak bisa keluar selama bertahun-tahun. 

"Kalau ada kurang dan lain sebagainya, kami akan bicara, yang jelas orientasi kami kepentingan rakyat. Pak Gubernur meminta kepentingan masyarakat harus diutamakan, harus dikedepankan. Itu bukan basa-basi dan harus pok terolong (lancar), harus cepat," katanya. 

3. Harus ada timbal balik

default-image.png
Default Image IDN

Menurutnya, sekolah swasta tetap harus memberikan timbal balik dari bantuan dari BPMU ini. Dia mengimbau kepada satuan pendidikan agar segera menyerahkan ijazah terlebih dahulu agar bantuannya segera keluar. 

"Karena kan harus resiprokal, BPMU itu sumbernya dari APBD dan APBD dari rakyat. Jadi sekolah harus support untuk kepentingan rakyat," ucapnya. 

Untuk sementara ini, Herman masih belum bisa menyebutkan secara pasti jumlah ijazah ditahan yang sudah disalurkan kepada peserta didik. Namun yang pasti, Herman mengatakan, pemerintah akan memberikan hak yang menjadi milik masyarakat. 

"Intinya sekolah ini kan mendapatkan BPMU (dan) bagi yang sudah menyerahkan nanti kita support BPMU-nya. Bagi yang belum menyerahkan, ya kita akan tahan dulu. Nanti kita akan bicarakan dengan baik," katanya. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Galih Persiana
EditorGalih Persiana

Latest News Jawa Barat

See More

Kendarai Motor, Dua Bocah Akibatkan Kecelakaan Lalu Lintas di Sukabumi

31 Mei 2026, 16:00 WIBNews