Ridwan Kamil Minta Panitia Konser di Subang Ditindak Tegas

Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat meminta Bupati Subang menindak panitia yang menyelenggarakan konser dan menimbulkan kerumunan. Di saat pandemik belum selesai dengan adanya COVID-19 varian Omicron masyarakat seharusnya menerapkan protokol kesehatan (prokes), salah satunya tidak melakukan kegiatan yang bisa menimbulkan kenaikan kasus.
"Kan sudah sesuai arahan penindakan level teknis ada di bupati/wali kota. Saya sudah koordinasi dengan Bupati Subang untuk melakukan penindakan tegas," kata Emil ditemui di Makodam III Siliwangi, Rabu (2/2/2022).
1. Boleh buat acara tapi jangan berdempetan

Emil pun memastikan aparat tidak akan melarang kegiatan apapun kalau memang prokes diterapkan secara ketat. Mulai dari penggunaan masker hingga menjaga jarak harus dilakukan secara benar.
Namun, jika acara tersebut justru mengabaikan arahan prokes maka sudah selayaknya dibubarkan. "Jadi sekarang apapun boleh asal prokes terukur. Kalau dedempetan (berdempetan) tanpa masker ini harus ditindak tegas," kata dia.
Mantan Wali Kota Bandung ini pun memastikan penindakan pelanggar prokes saat pandemik seperti ini bakal dilakukan satuan tugas di tingkat pemerintah kabupaten/kota. Dalam kasus ini Pemprov Jabar tidak akan melakukan penindakan berlapis.
2. Panitia harus bertanggungjawab atas konser tersebut

Dalam konser musik yang viral di media sosial artis yang dihadirkan adalah Tri Suaka. Mereka bermusik di salah satu tempat wisata di Kabupaten Subang, Minggu (30/1/2022).
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Ibrahim Tompo mengatakan, ketika acara itu ramai dihadiri masyarakat tanpa penerapan prokes, kepolisian langsung membubarkannya. Polisi dari Polres Subang juga bakal memeriksa panitia konser.
"Dari sisi kejadian yang ada, ini mempunyai efek hukum dari panitia yang menginisiasi kegiatan itu sehingga menimbulkan kerumunan. Ini kan ada Undang-Undang Kesehatan dan Karantina. Otomatis nanti kita akan melakukan pemeriksaan terhadap panitianya untuk bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata dia.
3. Musisi yang konser pun bisa saja diperiksa

Selain panitia, kata Ibrahim, tak menutup kemungkinan polisi juga bakal memeriksa Tri Suaka dan artis lainnya yang tampil dalam konser tersebut. Diketahui, kegiatan konser musik itu tak mendapat izin dari kepolisian.
"Nanti kita lihat kedalamannya seperti apa, tapi nanti mudah-mudahan semuanya bisa diperiksa dan kita porsikan sesuai dengan pasal yang dilanggar nanti," ucap dia.
Menurutnya, pemerintah daerah setempat dipastikan bakal menutup sementara waktu objek wisata Taman Anggur Kukulu yang menjadi lokasi diadakannya konser itu.
"Dari pihak Pemda sudah melakukan sanksi berupa penutupan sementara terhadap area wisata tersebut," kata dia.
Sebelumnya, melalui video berdurasi 50 detik yang beredar di media sosial, terlihat Tri Suaka bernyanyi bersama dengan para penonton. Di antara penonton itu, tidak sedikit penonton yang tak menaati protokol kesehatan dengan abai menggunakan masker serta tak memedulikan jarak.


















