Bandung, IDN Times - Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyebutkan, berdasarkan hasil rapid test yang dilakukan di 27 kabupaten kota ditemukan sekitar 1.000 orang terindikasi positif terinfeksi virus corona atau COVID-19.
Emil menyebutkan, Provinsi Jawa Barat telah menyebarkan sekitar 70 ribu peralatan rapid test dan dikirim ke 27 kabupaten/kota yang tersebar di Jabar.
"Sudah lebih dari 70 ribu alat tes rapid disebarkan dan ada 1.000-an yang positif rapid test," kata dia di Mapolda Jabar, Senin (13/4).
Dia menyebut, warga yang diindikasikan positif bakal menjalani tes lanjutan menggunakan metode swab atau PCR. Emil berharap hasil yang diperoleh melalui tes swab bakal berbeda dengan rapid test. Rapid test yang diadakan dibagi ke dalam tiga kategori yakni A, B, dan C.
"Sekarang sudah kita antrekan di swab tes mudah-mudahan hasilnya berbeda, dalam artian tidak positif," ungkap dia.
