Proyek Penataan Lapangan Gedung Sate-Gasibu Selesai Sebelum 17 Agustus

- Pemprov Jawa Barat memastikan Lapangan Gasibu dan halaman Gedung Sate siap untuk upacara HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026, dengan target proyek selesai 10 Agustus.
- Pekerjaan fisik penataan memasuki tahap akhir, termasuk pemasangan paving block dan pembersihan; area upacara diprioritaskan, sementara titik lain akan dilanjutkan setelah acara.
- Proyek sejak April 2026 ini bernilai Rp15,82 miliar dari APBD Jabar; Jalan Diponegoro tetap ada, tetapi aspal akan diganti batu andesit untuk menyatukan kawasan.
Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan Lapangan Gasibu dan halaman Gedung Sate, Kota Bandung, siap digunakan untuk upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi alias KDM pun sudah melakukan pengecekan beberapa kali ke lokasi proyek, dipastikan progresnya sudah matang dan bulan Agustus ini bisa digunakan untuk upacara.
"10 Agustus selesai," ujar KDM saat ditemui awak media, Senin (3/8/2026).
1. Sebelum upacara 17 Agustus dipastikan selesai

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Barat, Adi Komar, mengatakan progres penataan halaman Gedung Sate terus dikebut agar seluruh area utama siap digunakan sebelum upacara 17 Agustus.
Menurutnya, pekerjaan fisik kini telah memasuki tahap akhir. Sebagian besar lantai telah dipasang vaping blok, sehingga pengerjaan tinggal menyisakan proses pembersihan dan penyelesaian akhir.
"Targetnya sebelum 17 Agustus sudah selesai. Dari sisi fisik teman-teman bisa lihat, landasan sudah mulai terpasang semuanya, tinggal tahap pembersihan di akhir," ujar Adi.
2. Lapangan Gedung Sate sudah bisa digunakan upacara HUT RI

Adi memastikan, upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini tetap akan dilaksanakan di halaman Gedung Sate.
Meski demikian, kata Adi, setelah pelaksanaan upacara masih akan ada pekerjaan lanjutan di sejumlah titik yang tidak digunakan sebagai lokasi upacara, terutama di area sebelah utara kompleks Gedung Sate.
"Area yang digunakan untuk upacara dipastikan siap. Setelah itu masih ada pengerjaan lanjutan di area yang tidak dipakai untuk pelaksanaan upacara," katanya.
3. Anggaran proyek ini mencapai Rp15,82 miliar

Untuk diketahui, proyek tersebut dimulai pada April 2026, dengan anggaran mencapai Rp15,82 miliar yang bersumber dari APBD Jawa Barat 2026. Rinciannya, pekerjaan fisik Rp15,03 miliar, jasa konsultasi perencanaan Rp321,3 juta, dan jasa konsultasi pengawasan: Rp464,3 juta.
Setelah pembangunan selesai, pemerintah provinsi memastikan Jalan Diponegoro tidak dihilangkan, tetapi fungsi jalannya diubah. Material aspal direncanakan diganti dengan batu andesit sehingga menyatu dengan kawasan halaman Gedung Sate dan Lapangan Gasibu.
Tujuannya, untuk menciptakan ruang terbuka yang lebih representatif bagi masyarakat serta meningkatkan estetika kawasan pusat pemerintahan Jawa Barat.



















