Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Persib Tersandung Sanksi FIFA Jelang Bursa Transfer, Ini Penjelasannya
Persib Bandung juara BRI Liga Super League 2025/26. IDN Times, Azzis Zulkhairil
  • Persib Bandung mendapat sanksi FIFA berupa larangan mendaftarkan pemain baru sejak 29 Mei 2026, terkait penyelesaian kontrak mantan pemain Daisuke Sato tahun 2023.
  • Manajemen menegaskan sanksi bukan karena penunggakan gaji, melainkan perkara administratif yang sedang diselesaikan agar status transfer ban dapat dicabut oleh FIFA.
  • Persib memastikan operasional klub tetap stabil dan seluruh agenda tim berjalan normal sambil menuntaskan kewajiban sesuai regulasi nasional maupun internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
15 Agustus 2022

Luis Milla mulai melatih Persib Bandung sebagai pelatih kepala.

12 Juli 2023

Luis Milla menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan Persib karena alasan kesehatan ibunya yang memburuk, dan klub memberinya tiket ke Spanyol.

14 Juli 2023

Masa kerja Luis Milla di Persib resmi berakhir setelah pengunduran dirinya.

Tahun 2023

Persib terlibat perkara dengan mantan pemain Daisuke Sato terkait penyelesaian terminasi kontrak.

29 Mei 2026

FIFA menjatuhkan sanksi larangan mendaftarkan pemain baru kepada Persib Bandung dengan status until lifted atau hingga dicabut.

30 Mei 2026

Adhitia Putra Herawan mengonfirmasi sanksi FIFA dan menjelaskan bahwa hal itu terkait perkara kontrak Daisuke Sato, bukan penunggakan gaji pemain.

kini

Persib sedang menyelesaikan kewajiban administratif sesuai keputusan FIFA dan berharap sanksi dapat ditinjau serta dicabut; aktivitas klub tetap berjalan normal.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Persib Bandung mendapat sanksi dari FIFA berupa larangan mendaftarkan pemain baru yang berlaku mulai 29 Mei 2026 hingga ada pencabutan resmi.
  • Who?
    Sanksi dijatuhkan kepada klub Persib Bandung, dikonfirmasi oleh Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan.
  • Where?
    Kejadian ini berkaitan dengan aktivitas dan administrasi klub Persib Bandung yang berbasis di Kota Bandung, Jawa Barat.
  • When?
    Sanksi mulai berlaku sejak 29 Mei 2026, sementara pernyataan resmi disampaikan pada Sabtu, 30 Mei 2026.
  • Why?
    Sanksi diberikan akibat perkara penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Daisuke Sato pada tahun 2023, bukan karena penunggakan gaji pemain.
  • How?
    Pihak manajemen sedang menyelesaikan kewajiban administratif sesuai keputusan FIFA dan berharap status larangan tersebut dapat ditinjau serta dicabut setelah proses selesai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Persib Bandung kena hukuman dari FIFA, jadi tidak boleh beli pemain baru dulu. Hukuman ini karena masalah kontrak dengan mantan pemain namanya Daisuke Sato. Tapi bukan karena gaji telat. Sekarang Persib lagi beresin kewajiban biar hukumannya bisa dicabut. Timnya tetap latihan dan semua kegiatan masih jalan seperti biasa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Meskipun Persib Bandung tengah menghadapi sanksi dari FIFA, sikap terbuka dan tanggung jawab manajemen menunjukkan komitmen kuat terhadap tata kelola yang profesional. Penegasan bahwa persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji mencerminkan penghormatan klub terhadap hak-hak pemain, sementara langkah cepat menyelesaikan kewajiban menandakan keseriusan menjaga stabilitas dan kredibilitas organisasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - FIFA meberikan sanksi kepada Persib Bandung berupa larangan mendaftarkan pemain baru. Sanksi dari Federasi Sepak Bola Internasional itu mulai berlaku sejak 29 Mei 2026 dengan status until lifted atau berlaku hingga ada pencabutan dari FIFA.

Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat, Adhitia Putra Herawan membenarkan adanya sanksi dari FIFA tersebut, dan memastikan sanksi diberikan bukan karena manajemen telat membayarkan gaji kepada para pemain.

"Menanggapi informasi mengenai status larangan registrasi pemain baru (transfer ban) dari FIFA yang saat ini beredar di publik, kami ingin menyampaikan bahwa Persib telah mengetahui dan mengikuti proses terkait perkara ini sejak awal," ujar Adhitia melalui keterangan resmi, Sabtu (30/5/2026).

1. Sanksi bukan tentang keterlambatan gaji pemain

Seorang ASN Pemkot Bandung foto bersama replika piala Persib Bandung di Balaikota, Senin(25/5/2026). (IDN Times/Yogi Pasha)

Dalam pernyataannya, Adhitia menjelaskan keputusan tersebut berasal dari satu perkara spesifik yang berkaitan dengan penyelesaian terminasi kontrak mantan pemain Persib, Daisuke Sato pada tahun 2023.

"Dengan demikian, persoalan ini bukan terkait penunggakan gaji pemain ataupun bentuk pengabaian terhadap hak-hak pemain sebagaimana yang mungkin dipersepsikan oleh sebagian pihak," ucapnya.

Sebagai klub yang berkomitmen menjalankan tata kelola sepak bola yang baik, Persib katanya, senantiasa berupaya memenuhi seluruh kewajiban kontraktual serta menjalankan setiap proses sesuai regulasi yang berlaku, baik di tingkat nasional maupun internasional.

"Penghormatan terhadap hak pemain, pelatih, karyawan, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan merupakan prinsip yang selalu kami pegang dalam menjalankan klub," jelasnya.

2. Minta status sanksi ditinjau ulang

Ribuan Bobotoh melakukan konvoi untuk merayakan kemenangan (Hetrick) Persib Bandung. Minggu(24/5)2026). (Dok. Humas Pemkot Bandung)

Selanjutnya, Persib Bandung kini sedang menyelesaikan kewajiban yang menjadi bagian dari keputusan tersebut dan menindaklanjuti seluruh proses administratif yang diperlukan. Tim berjuluk Pangeran Biru ini berharap FIFA bisa meninjau sanksi tersebut.

"Setelah kewajiban tersebut diselesaikan, kami akan melanjutkan proses sesuai mekanisme yang berlaku di FIFA agar status tersebut dapat ditinjau dan dicabut sebagaimana ketentuan yang berlaku," kata dia.

Persib Bandung pun memastikan kepada Bobotoh, mitra, dan masyarakat sepak bola di Indonesia bahwa situasi ini tidak memengaruhi stabilitas maupun arah pengembangan klub.

"Aktivitas operasional, persiapan tim, serta berbagai agenda strategis yang telah direncanakan tetap berjalan dengan baik dan sesuai target," ucap Adhitia.

3. Manajemen Persib Bandung pastikan bertanggungjawab atas sanksi ini

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar. IDN Times/Debbie Sutrisno

Dalam ekosistem sepak bola profesional global, kata dia, persoalan administratif maupun sengketa kontraktual dapat terjadi dan merupakan bagian dari dinamika yang dihadapi banyak klub. Namun, terpenting saat ini adalah setiap pihak menunjukkan itikad baik, tanggung jawab, dan komitmen untuk menyelesaikan secara profesional.

"Kami memahami besarnya perhatian dan kecintaan Bobotoh terhadap klub ini. Karena itu, kami merasa penting untuk memberikan penjelasan yang utuh agar seluruh pihak memperoleh konteks yang tepat mengenai situasi yang sedang berlangsung," jelasnya.

"Kami percaya bahwa keterbukaan, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan fondasi penting dalam membangun klub yang sehat dan berkelanjutan," imbuh Adhitia.

Sebelumnya, Persib Bandung sempat mengajukan gugatan kepada Luis Milla,yang secara tiba-tiba mengundurkan diri sebagai pelatih kepala musim 2023. Perkara ini sempat dibawa ke Pengadilan Arbitrase Olahraga atau Court of Arbitration for Sport (CAS).

Saat itu, Luis Milla h melatih Persib mulai 15 Agustus 2022 - 14 Juli 2023. Pada 12 Juli 2023, Milla menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan klub karena alasan kesehatan ibunya yang memburuk.

Kemudian,klub pun memberikan tiket pesawat untuk keberangkatan ke Spanyol. Manajemen mengklaim bahwa Milla meninggalkan klub tanpa izin dan mengajukan tuntutan kompensasi sebesar EUR 780 ribu atau setidaknya EUR 430 ribu.

Persib juga menuduh pelanggaran kontrak oleh Milla. Hanya saja, gugatan manajemen PT PBB terhadap Luis Milla ditolak CAS, dan justru klub harus membayar sebesar Rp300 juta kepada pelatih asal Spanyol itu.

Editorial Team

Related Article