Perbaikan Darurat Rampung, Jalan Sukabumi–Sagaranten Kini Bisa Dilalui

- Penanganan darurat dilakukan untuk menjaga akses vital warga
- Jalan sudah bisa dilalui sejak Kamis
- Sempat diberlakukan sistem buka-tutup akibat kerusakan jalan
Sukabumi, IDN Times – Warga dan pengguna jalan akhirnya bisa bernapas lega. Ruas Jalan Provinsi Sukabumi–Sagaranten yang sempat terganggu akibat pergerakan tanah kini kembali dapat dilalui setelah penanganan darurat dinyatakan rampung.
Perbaikan sementara tersebut dilakukan oleh Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat di titik terdampak, tepatnya di wilayah Buniayu, Desa Kertaangsana, Kecamatan Nyalindung. Akses jalan kini kembali terbuka untuk kendaraan roda dua maupun roda empat.
1. Penanganan darurat dilakukan untuk menjaga akses vital warga

Koordinator Perbaikan Jalan Provinsi Sukabumi–Sagaranten, Asep, mengatakan penanganan dilakukan secara cepat mengingat jalur tersebut merupakan penghubung penting bagi aktivitas masyarakat. Langkah darurat ditempuh agar mobilitas warga tidak terhambat terlalu lama.
"Dalam perbaikan tersebut, petugas memasang beronjong sebagai penahan tanah di area yang terdampak pergerakan. Struktur itu diperkuat dengan susunan batu, lalu ditutup lapisan batu split kecil di bagian atas badan jalan," katanya, Jumat (2/1/2026).
2. Jalan sudah bisa dilalui sejak Kamis

Menurut Asep, proses perbaikan darurat telah selesai pada Kamis (1/1/2025). Sejak saat itu, arus lalu lintas di ruas jalan Sukabumi–Sagaranten kembali dibuka dan dapat dilalui secara normal.
"Penanganan darurat ini kami lakukan agar akses masyarakat tetap terjaga. Jalan sudah bisa dilewati kembali," ujar Asep.
Dengan dibukanya kembali akses tersebut, diharapkan aktivitas warga, termasuk distribusi logistik dan kebutuhan sehari-hari, bisa kembali berjalan lancar.
3. Sempat diberlakukan sistem buka-tutup akibat kerusakan jalan

Sebelumnya, pergerakan tanah menyebabkan kerusakan cukup serius pada badan jalan. Sebagian struktur jalan mengalami penurunan dan dinilai rawan longsor, sehingga petugas sempat memberlakukan sistem buka-tutup lalu lintas demi keselamatan pengguna jalan.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena ruas Sukabumi–Sagaranten merupakan jalur vital penghubung antarwilayah di selatan Kabupaten Sukabumi.
Selain penanganan darurat, pemerintah daerah bersama Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat juga tengah menyiapkan langkah lanjutan berupa perbaikan permanen. Upaya ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan dalam jangka panjang.
Penanganan lanjutan akan disesuaikan dengan hasil evaluasi kondisi tanah dan struktur jalan di lokasi terdampak.

















