Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemprov Jabar Tetapkan Total Besaran Efisiensi Anggaran Pekan Ini
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (13/3/2025). (Linna Susanti/IDN Times).

Bandung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Jawa Barat memastikan, penetapan efisiensi anggaran akan dilaksanakan dalam pekan ini. Adapun Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) provinsi telah melakukan finalisasi terhadap pergeseran anggaran pada pekan kemarin.

Sekda sekaligus Ketua TAPD Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman mengatakan, setelah besaran efisiensi diputuskan, nantinya akan mulai dilaksanakan oleh organisasi perangkat daerah (OPD).

"Penetapan pergeseran 19 Maret 2025. (Pertemuan ini) Konsolidasi TAPD, agar kebijakan Pak Gubernur di-breakdown dan kami meminta semua kepala OPD di Jabar harus cek ricek, sesuai visi misi kepala daerah," kata Herman, dikutip Senin (17/3/2025).

1. Akan banyak direalisasikan ke infrastruktur

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Hasil efisiensi sendiri nantinya akan dialokasikan ke program prioritas dan pembangunan infrastruktur seperti proyek fisik di sektor pendidikan dengan pembangunan ruang kelas dan sekolah baru, perbaikan jalan, elektrifikasi rumah, kesehatan, perumahan lewat program rumah tidak layak huni (Rutilahu), hingga revitalisasi sungai.

"Tahun ini tahun infrastruktur, dan Jawa Barat banyak ketinggalan. Mudah-mudahan berdampak pada empat variabel tadi, government spending bisa diakselerasi, tingkat konsumsi bisa naik, investasi berkembang, mudah-mudahan bisa memantik ekspor impor juga," katanya.

2. Angka dipastikan sudah stabil

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Disinggung soal nilai yang berhasil terkoreksi untuk direalokasi, Herman enggan memaparkan lebih jauh. Dia mengatakan, angka yang didapat telah stabil dan besar kemungkinan tidak akan ada perubahan lagi.

"Ini proses peruncingan. Nanti ada input di SIPPD. Secara prinsip sudah mulai stabil, sudah finishing. Lain-lain (angka) yang prinsip ke Pak Gubernur (Dedi Mulyadi)," katanya.

3. Hitungan sementara mencapai Rp5,4 triliun

Dedi Mulyadi turun bersihkan sampah di Sungai Cipalabuhan, Sukabumi (IDN Times/Fatimah)

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengartikan efisiensi ini dengan realokasi anggaran. Berdasarkan perhitungan sementara, total jumlah yang berhasil dikumpulkan dari realokasi ini mencapai Rp5,4 triliun.

Ia mengatakan, dana realokasi ini nantinya akan dibuat peraturan kepala daerah, yaitu peraturan gubernur, yang menjabarkan seluruh belanja-belanja dari hasil pemindahan anggaran tersebut.

"Realokasi yang hari ini mencapai Rp5,4 triliun. Itu kemudian beranjak turunannya seperti apa kami sampaikan. Walaupun baru dalam gambaran-gambaran umum belum sampai pada judul per item jenis kegiatan yang akan dikerjakan," ujar Dedi, Selasa (4/3/2025). 

Dedi mengungkapkan, kemungkinan anggaran ini bisa mengalami penambahan dan pengurangan. Artinya, jumlah tersebut masih belum final dan akan dianalisa terlebih dahulu hingga pekan depan.

"Sedang dianalisia lagi, siapa tahu dari besok dan lusa masih ada ditemukan sesuatu yang bisa kami realokasikan," katanya.

Ia mengungkapkan, realokasi anggaran ini sudah berdasarkan visi dan misi atau janji politik yang disampaikannya dalam masa kampanye Pilkada 2024.

"Justru dengan realokasi ini sesungguhnya sudah bisa, kalau saya sampaikan visi misi saya sudah terjermahkan Lewat APBD ini. Sudah 70 persen jadi tahun depan itu tinggal 100 persen," katanya.

Editorial Team

Related Article