Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Bandung Patroli Keamanan 24 Jam, Waspadai Geng Motor-Premanisme
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan. IDN Times/Debbie Sutrisno
  • Pemkot Bandung memperketat patroli keamanan 24 jam selama libur sekolah untuk menjaga ketertiban dan mencegah gangguan di ruang publik.
  • Wali Kota Muhammad Farhan menyoroti keterlibatan remaja usia 15–16 tahun dalam kasus sebelumnya, sehingga pengawasan diperluas hingga lingkungan tempat tinggal.
  • Patroli melibatkan Satgas anti premanisme, kepolisian, Brimob, dan TNI dengan fokus menjaga keamanan tanpa mengganggu aktivitas warga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times – Pemerintah Kota Bandung bakal memperketat patroli keamanan selama masa libur sekolah. Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya kekhawatiran terhadap potensi gangguan ketertiban, termasuk keterlibatan remaja dalam sejumlah kasus yang sempat ditangani aparat dalam beberapa pekan terakhir.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan patroli akan dilakukan lebih intensif dengan menggandeng berbagai unsur keamanan. Menurut dia, kehadiran aparat di ruang publik menjadi bagian penting untuk memastikan warga tetap merasa aman saat beraktivitas di Kota Bandung.

“Rasa aman kepada warga itu nomor satu. Kita akan keliling menggunakan kendaraan patroli dan memastikan keamanan tetap terjaga,” kata Farhan, Jumat (12/6/2026).

1. Pastikan lebih intensif

Viral Geng Motor Bawa Sajam di Pasupati, Polisi Amankan Empat Terduga. IDN Times/Istimewa

Farhan mengatakan, patroli sebenarnya sudah dilakukan sejak malam sebelumnya. Namun, intensitas pengamanan akan ditingkatkan dengan menurunkan personel yang lebih kuat dan menjangkau lebih banyak wilayah.

Rute patroli awal direncanakan dimulai dari kawasan Jalan Soekarno-Hatta sebelum bergerak mengelilingi sejumlah titik di Kota Bandung. Menurut Farhan, pengamanan ini juga dikolaborasikan dengan berbagai unsur keamanan yang sudah berjalan selama ini.

Ia menyebut ada recana Gubernur Jawa Barat juga turun melakukan pemantauan langsung di Kota Bandung, meski jadwal detailnya masih menunggu kepastian.

2. Remaja usia 15–16 tahun jadi perhatian khusus saat libur sekolah

Viral Geng Motor Bawa Sajam di Pasupati, Polisi Amankan Empat Terduga. IDN Times/Istimewa

Farhan mengungkapkan salah satu alasan pengamanan diperketat adalah adanya temuan pelaku yang masih berusia muda dalam sejumlah penindakan sebelumnya. Kondisi tersebut dinilai cukup mengkhawatirkan karena terjadi bertepatan dengan masa libur sekolah.

Menurut dia, beberapa pelaku yang sempat diamankan dalam beberapa pekan terakhir berada pada rentang usia 15 hingga 16 tahun. Situasi itu membuat pemerintah kota memilih mengambil langkah lebih serius melalui peningkatan patroli dan pengawasan di lapangan.

"Pengamanan tidak cukup hanya dilakukan di jalan utama, tetapi juga perlu menyentuh lingkungan tempat tinggal agar potensi kekerasan dapat dicegah sejak awal," paparnya.

3. Seluruh aparat keamanan turun ke lapang

Polrestabes Bandung Luncurkan Tim URC untuk Jaga Keamanan Warga

Pemkot Bandung akan menggunakan skema Satgas anti premanisme untuk mendukung pengamanan. Kegiatan ini melibatkan koordinasi dengan kepolisian, termasuk unsur Brimob, serta dukungan patroli dari jajaran TNI melalui Kodim.

Farhan mengatakan kekuatan utama sebenarnya berada di tingkat kewilayahan, mulai dari kecamatan hingga kelurahan. Karena itu, pengawasan lingkungan juga menjadi fokus agar tidak muncul tindakan kekerasan di masyarakat.

Meski patroli diperketat, Farhan memastikan warga yang sekadar berkumpul atau menikmati suasana kota tidak akan langsung dibubarkan.

"Yang menjadi prioritas adalah memastikan aktivitas warga tetap berlangsung dengan aman dan nyaman," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article