Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
'Neraka' Siang Bolong di Cirebon, Puluhan Lapak Pasar Tinggal Arang
Kebakaran melanda Pasar Sandang Tegal Gubug di Desa Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/7/2026) siang.
  • Kebakaran melanda Pasar Sandang Tegal Gubug, Cirebon, Selasa siang, menghanguskan 46 lapak di Blok G dan H seluas sekitar 552 meter persegi tanpa korban jiwa.
  • Api diduga bermula dari instalasi listrik tidak standar di Blok G, lalu merambat ke lapak lain; aktivitas perdagangan sedang tidak berlangsung dan kerugian masih didata.
  • Empat armada damkar memadamkan api hingga pendinginan selesai pukul 16.22 WIB, meski terkendala akses sempit, ketiadaan hidran, serta seorang komandan terluka tertusuk paku.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Cirebon, IDN Times - Kebakaran melanda Pasar Sandang Tegal Gubug di Desa Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/7/2026) siang.

Sedikitnya 46 lapak terbakar dalam insiden yang diduga dipicu instalasi listrik tidak standar. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, seorang komandan regu pemadam mengalami luka saat proses pemadaman berlangsung.

Kepala Bidang Penanganan dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Cirebon, Eno Sudjana, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas pada pukul 13.48 WIB dari anggota Polsek Arjawinangun.

Dua menit kemudian, Regu I Damkar Sektor Arjawinangun langsung diberangkatkan menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 14.05 WIB.

“Setibanya di lokasi, api sudah membesar dan menjalar ke sejumlah lapak. Kami langsung melakukan pemadaman sekaligus meminta bantuan armada tambahan dari sektor Palimanan, Weru, dan Sumber agar penyebaran api dapat dikendalikan serta pasokan air tetap mencukupi,” ujar Eno melalui pesan singkat, Selasa (28/7/2026).

Eno menyebutkan, baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.06 WIB. Selanjutnya petugas melakukan proses pendinginan hingga pukul 16.22 WIB untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali memicu kebakaran.

1. Api muncul dari blok G

Kebakaran melanda Pasar Sandang Tegal Gubug di Desa Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/7/2026) siang.

Berdasarkan hasil pendataan sementara, titik awal kebakaran diduga berasal dari instalasi listrik di Blok G bagian depan sisi barat pasar. Menurut keterangan petugas keamanan yang berjaga, asap dan api pertama kali terlihat sekitar pukul 13.30 WIB.

Warga bersama petugas keamanan sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Namun, kobaran api justru semakin membesar sehingga bantuan dari kepolisian dan DPKP Kabupaten Cirebon segera diminta.

Dugaan sementara, percikan api berasal dari kabel yang terhubung dengan kWh listrik. Kobaran kemudian merambat ke arah timur dan memicu kebakaran pada lapak-lapak lain di Blok G. Percikan akibat korsleting juga diduga menjalar hingga membakar satu lapak di Blok H.

"Saat kejadian, aktivitas perdagangan sedang tidak berlangsung. Sebagian besar lapak dalam kondisi kosong dan tidak terlihat menyimpan barang dagangan sehingga potensi kerugian materiil masih dalam proses pendataan," ujarnya.

2. Empat armada dikerahkan

Kebakaran melanda Pasar Sandang Tegal Gubug di Desa Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/7/2026) siang.

Untuk mengendalikan kebakaran, DPKP Kabupaten Cirebon mengerahkan empat unit mobil pemadam. Operasi dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Penanganan dan Penyelamatan didampingi Kepala Seksi Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran serta sejumlah komandan sektor.

Eno mengatakan, petugas menghadapi sejumlah kendala selama proses pemadaman. Akses menuju lokasi relatif sempit sehingga pergerakan armada tidak leluasa.

Selain itu, kawasan pasar tidak memiliki hidran sehingga pasokan air harus diatur secara bergantian. Lalu lintas warga yang memadati lokasi juga sempat menghambat proses penanganan.

"Di tengah upaya pemadaman, Komandan Damkar Sektor Arjawinangun, Cuhandi, mengalami kecelakaan kerja setelah telapak kaki kirinya tertusuk paku. Korban segera mendapatkan penanganan, sementara operasi pemadaman tetap dilanjutkan hingga api benar-benar padam," ujarnya.

3. Kerugian masih didata

Kebakaran melanda Pasar Sandang Tegal Gubug di Desa Tegal Gubug, Kecamatan Arjawinangun, Kabupaten Cirebon, Selasa (28/7/2026) siang.

DPKP Kabupaten Cirebon mencatat kebakaran menghanguskan 45 lapak di Blok G dengan luas sekitar 540 meter persegi serta satu lapak di Blok H seluas sekitar 12 meter persegi.

Total area yang terdampak mencapai sekitar 552 meter persegi dari keseluruhan kompleks pasar seluas kurang lebih 110.000 meter persegi.

Sementara itu, sebagian besar bangunan pasar di blok lainnya berhasil diselamatkan sehingga api tidak meluas ke area yang lebih besar. Hingga Selasa petang, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan.

Eno mengatakan penyebab kebakaran masih bersifat dugaan awal dan mengarah pada instalasi listrik yang tidak memenuhi standar keselamatan.

"Kami mengimbau pengelola maupun para pedagang untuk melakukan pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik di kawasan pasar guna mencegah kejadian serupa terulang," tutupnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article