Musda Golkar Jabar, Soliditas Jadi Kunci Hadapi Politik

- Musda XI Partai Golkar Jawa Barat digelar di Bandung sebagai ajang konsolidasi dan evaluasi menjelang pergantian kepemimpinan dengan kehadiran pengurus pusat hingga kader daerah.
- Ace Hasan menegaskan kemenangan Golkar Jabar hasil kerja kolektif seluruh kader serta pentingnya menjaga etika politik dan mendengarkan aspirasi rakyat.
- Wakil Ketua Umum DPP Golkar Idrus Marham menekankan politik kolaboratif berbasis kepercayaan rakyat, sementara Musda diharapkan memperkuat soliditas dan kontribusi partai bagi pembangunan Jawa Barat.
Bandung, IDN Times – Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Jawa Barat berlangsung semarak dan penuh nuansa kekeluargaan di The Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Kamis (2/4/2026). Forum ini menjadi momentum konsolidasi sekaligus evaluasi perjalanan partai menjelang pergantian kepemimpinan.
Sejumlah pengurus pusat, daerah, hingga kader dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat turut hadir dalam agenda tersebut.
1. Ace Hasan: Kemenangan Golkar hasil kerja kolektif

Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, TB Ace Hasan Syadzily, menegaskan capaian politik partai di Jawa Barat merupakan hasil kerja bersama seluruh kader.
“Kemenangan ini bukan karena saya, tetapi kerja keras seluruh kader Partai Golkar di Jawa Barat dari tingkat desa hingga provinsi,” ujarnya.
Ace menjelaskan, sejak dipercaya memimpin pada 2022, pihaknya fokus mengembalikan kekuatan Golkar Jawa Barat sebagai basis utama nasional melalui konsolidasi internal dan pendekatan langsung ke masyarakat.
2. Musda jadi momentum konsolidasi dan jaga etika politik

Menurut Ace, dinamika menjelang pergantian kepemimpinan merupakan hal yang wajar dalam organisasi politik, namun harus disikapi dengan kedewasaan.
Ia menegaskan pentingnya menjaga etika organisasi di tengah dinamika tersebut. Selain itu, jabatan publik juga harus diabdikan untuk kepentingan masyarakat.
“Kalau Golkar ingin tetap bertahan, maka kita harus terus mendengarkan rakyat dan memperjuangkan kepentingan mereka,” katanya.
Di akhir sambutannya, Ace juga menyampaikan permohonan maaf atas kekurangan selama masa kepemimpinannya.
3. DPP Golkar tekankan politik kolaboratif dan strategis

Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Idrus Marham, yang membuka Musda menekankan pentingnya membangun politik kolaboratif dan berbasis kepercayaan rakyat.
Ia menyebut partai politik harus menjadi mitra strategis, bukan lawan, dalam membangun bangsa.
“Partai politik itu mitra, bukan lawan. Kita harus bekerja sama untuk kepentingan rakyat dan bangsa,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan mengapresiasi kepemimpinan Ace Hasan yang dinilai mampu menjaga soliditas dan tren positif partai.
Musda XI ini diharapkan menghasilkan keputusan terbaik untuk memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan kontribusi Partai Golkar dalam pembangunan di Jawa Barat.
















