Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Murid TK-SMP di Kota Cimahi Keracunan Menu MBG Ramadan
ilustrasi keracunan makanan (IDN Times/Novaya Siantita)
  • Sejumlah siswa TK hingga SMP di Kota Cimahi mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan pada Rabu, 25 Februari 2026.
  • Dinas Kesehatan Cimahi mencatat total 14 korban dirawat di tiga rumah sakit berbeda: RSUD Cibabat, RS Mitra Kasih, dan RS Dustira untuk penanganan lebih lanjut.
  • Gejala yang dialami para siswa meliputi mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi makanan MBG yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Sejumlah siswa dari tingkat TK hingga SMP di Kota Cimahi mengalami gejala keracunan setelah mengonsumsi menu Makan Bergizi Gratis (MBG) Ramadan yang dibagikan pada Rabu sore.
  • Who?
    Korban terdiri dari murid TK, PAUD, SD, dan SMP di Kota Cimahi. Penanganan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Cimahi di bawah koordinasi Kepala Dinas Kesehatan, Mulyati.
  • Where?
    Kejadian terjadi di beberapa sekolah di Kota Cimahi. Korban dirawat di RSUD Cibabat, Rumah Sakit Mitra Kasih, dan Rumah Sakit Dustira.
  • When?
    Insiden dilaporkan pada Rabu, 25 Februari 2026 sekitar pukul 17.30 WIB dan data korban diperbarui hingga pukul 20.00 WIB malam hari yang sama.
  • Why?
    Dugaan sementara keracunan terjadi setelah para siswa mengonsumsi menu MBG Ramadan yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penyebab pastinya masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.
  • How?
    Setelah menyantap makanan MBG saat berbuka atau siang hari, sejumlah siswa mengalami muntah, mual, dan pusing sehingga harus dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menimbulkan kasus keracunan di Jawa Barat. Kali ini sejumlah siswa dari TK hingga SMP di Kota Cimahi tengah ditangani secara medis karena mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG Ramadan, Rabu (25/2/2026).

"Betul bahwa ada dugaan (keracunan) beberapa orang masuk (rumah sakit). Laporan saya terima jam setengah 17.30 WIB," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Mulyati di RSUD Cibabat.

Adapun berdasarkan laporan yang didapat Dinas Kesehatan Kota Cimahi hingga pukul 20.00 WIB, korban dugaan keracunan usai mengkonsumsi MBG itu ada yang dibawa ke RSUD Cibabat, Rumah Sakit Mitra Kasih dan Rumah Sakit Dustira.

"Dan sementara pasien yang masuk ke Rumah Sakit Mitra Kasih ada sua orang, yang ke Dustira ada satu orang, dan yang ke Rumah Sakit Cibabat ada sebelas orang," kata Mulyati

Sementara, berdasarkan hasil assesment korban di sejumlah sekolah di tingkat TK, PAUD, SD dan SMP itu mengkonsumsi menu MBG setelah dibagikan dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dan yang dikonsumsi saat jam berbuka puasa.

"Ada dibagi makanan dari SPPG dan ada yang dimakan setelah buka dan untuk anak-anak kecil barangkali ada yang dimakan di posisi siang jam 11.00 WIB atau jam 12.00 WIB," ujar dia.

Setelah mengkonsumsi menu MBG itu, siswa dilaporkan mengalami gejala keracunan seperti muntah-mundah dan pusing sehingga dibawa ke fasilitas kesehatan.

"Rata-rata memang muntah sama mual dan pusing," ucap Mulyati.

Editorial Team