Detik-detik Bupati Pangandaran Peluk Warga Usai Jembatan Gantung Ambruk

- Jembatan Gantung Pongpet di Desa Margacinta miring saat rombongan pejabat dan warga melintas usai peresmian pada 31 Agustus 2026; Bupati Pangandaran Citra Pitriyami dipastikan selamat.
- Polisi menyatakan tidak ada korban jiwa dan situasi kondusif. Citra, Dandim, serta pejabat lain dilaporkan sehat; Citra membagikan video saat memeluk warga di lokasi.
- TNI AD menyebut tali sling sisi kiri lepas dari pengikat utama, bukan seluruh struktur ambruk. Jembatan berkapasitas 50 orang, ditutup sementara untuk perbaikan dan evaluasi.
Pangandaran, IDN Times - Bupati Kabupaten Pangandaran, Citra Pitriyami dipastikan selamat dari peristiwa kecelakaan jembatan merah putih ambruk di Desa Margacinta, Kecamatan Cijulang, Senin (31/8/2026). Citra bersama Dandim 0625 Pangandaran dan sejumlah pejabat lainnya kini dalam kondisi sehat setelah peristiwa tersebut.
Peristiwa ambruknya jembatan gantung di Pongpet ini sempat menjadi perhatian publik karena terjadi saat persemian, para pejabat sekitar turut menjajal langsung, namun di pertengahan uji coba ini jembatan justru ambruk.
Citra pun langsung membagikan momentum setelah kecelakaan di akun media sosialnya. Berdasarkan video yang diunggah di akun Instagram-nya, politisi PDI Perjuangan ini sudah dalam kondisi sehat dan langsung memeluk masyarakat yang masih berada di sekitar lokasi.
"Alhamdulillah saya masih diberikan keselamatan, kesehatan, dan kesempatan untuk mengabdi kepada masyarakat. Terima kasih atas doa dan semuanya," tulis Citra dalam kolom keterangan.
1. Aparat kepolisian langsung mengamankan lokasi kejadian

Dok. Tangkap Layar-IDN Times Sebelumnya, Kapolsek Cijulang IPTU Dimas Aditama memastikan tidak ada korban jiwa dari insiden tersebut. Saat peristiwa terjadi, dia pun berada di lokasi dan menyatakan baik warga atau pejabat dari instansi terkait dipastikan dalam kondisi selamat.
"Aparat langsung melakukan pengamanan di lokasi. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dan situasi tetap aman serta kondusif," katanya.
Adapun peristiwa ini terjadi sekitar pukul 16.10 WIB, sesaat setelah rangkaian seremoni peresmian selesai. Saat itu, rombongan pejabat dan masyarakat melintasi jembatan yang baru saja diresmikan.
2. TNI AD pastikan jembatan tersebut hanya miring

ilustrasi jembatan (IDN Times/ Muchammad Haikal) Sementara, jembatan Gantung Pongpet merupakan akses masyarakat di Desa Margacinta yang juga menjadi akses menuju kawasan Kampung Budaya Margacinta.
Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 60 meter dengan konstruksi tali baja dan lantai papan kayu. Jembatan Merah putih dibangun oleh KODIM dan YON TP Pangandaran.
TNI Angkatan Darat memastikan struktur Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaran tak ambruk di semua strukturnya. Kondisi jembatan itu hanya mengalami miring karena adanya tali sling yang terlepas dari pengikat utama.
"Kondisi yang terjadi bukan merupakan keruntuhan atau ambruknya keseluruhan struktur jembatan. Struktur utama jembatan tetap berada pada posisinya, sementara bagian yang mengalami kendala adalah tali sling pada sisi kiri yang terlepas dari sistem pengikat utama," tulis Dispenad melalui keterangan yang diterima.
3. Warga sangat berantusias hingga jembatan miring

Ilustrasi jembatan penghubung (unsplash.com/Manuel Mnvx) Dispenad juga menyampaikan bahwa jembatan itu mempunyai kapasitas untuk dilintasi oleh sebanyak 50 orang saja. Namun, usai prosesi peresmian jembatan, terdapat lebih dari 50 orang yang melintasi jembatan.
"Sebelum digunakan, Kodim 0625/Pangandaran juga telah memberikan sosialisasi kepada masyarakat dan membuat papan pemberitahuan di sisi jembatan mengenai kapasitas dan ketentuan penggunaannya. Namun, antusiasme warga setelah prosesi peresmian menyebabkan ketentuan tersebut tidak diindahkan," tulis Dispenad.
Kini, Dispenad memastikan jembatan masih ditutup untuk sementara waktu. Kodim 0625/Pangandaran masih melakukan perbaikan dan mengevaluasi agar peristiwa serupa tak terjadi lagi di kemudian hari.
"Evaluasi meliputi pemeriksaan kekuatan struktur, sistem pengikat tali sling, serta kapasitas maksimal jembatan. Hasil evaluasi akan menjadi dasar untuk memastikan seluruh komponen konstruksi dalam kondisi aman sekaligus menyempurnakan pengaturan penggunaan jembatan ke depan," kata Dispenad.
"Jembatan Gantung Pongpet dibangun Kodim 0625/Pangandaran sebagai bagian dari upaya membantu meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat Desa Margacinta dan sekitarnya," lanjut keterangan tersebut.




















