IDN Times/Debbie Sutrisno
Sementara itu, Board of Director dari Cartel Hotel Daniel Mananta mengatakan, kesehatan pengunjung memang menjadi hal utama di saat pandemik. Maka penggunaan CHSE menjadi penting untuk meminimalisir penyebaran virus di tempat ini.
"Itu jelas kita ikuti termasuk dengan adanya PeduliLindungi. Jalankan bisnis ini memang kita harus aman ya dalam menjalankan bisnis ini," kata dia.
Untuk kapasitas hotel ini total ada 20 kamar. Sedangkan harga per kamar berada di kisaran Rp500 ribu.
Menurutnya, penginapan ini mengusung tema Indonesia dan bekerja sama dengan para intelektual property (IP) creator–creator lokal Indonesia, seperti Dagelan, Tahilalats, Museum of Toys, Bumi Langit Universe, Gatot Kaca, Addydebil, dan masih banyak creator lokal Indonesia lainnya yang berkreasi di Cartel Hotel ini, sehingga setiap orang yang menginap bisa memiliki pengala,man yang berbeda-beda.
Tidak hanya Cartel Hotel yang berada di gedung tersebut, namun ada juga Padamu Negeri Restaurant dengan berkonsep rooftop, beserta Filosofi Kopi yang berada di lobby, tidak ketinggalan juga ritel Damn! I Love Indonesia melengkapi lobby di Cartel Hotel ini.
Tidak hanya hotel, restoran pun dibangun dengan konsep Padamu Negeri. Dengan menyajikan makanan nusantara dari Sabang sampai Merauke yang dikemas dengan modern dan memamerkan ragam makanan khas Indonesia namun dengan cara penyajian standar Internasional. Makanan itu mulai dari Mie Goreng Aceh sampai Lele Mangut Asap khas Ternate.
"Selain hotel dengan konsep unik serta restaurant yang berkonsep rooftop, di tempat ini juga tersedia tempat hangout para anak muda bisa “ngopi”, yaitu Filosofi Kopi. Keseluruhan tempat ini, memang menyasar para anak muda, untuk menjadi tempat hangout place baru di daerah Bandung," kata Daniel.