Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
May Day 2026: Buruh Jabar Aksi ke Jakarta, Gedung Sate Diprediksi Sepi
Ketua Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Provinsi Jawa, Roy Jinto (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • Buruh Jawa Barat akan menggelar aksi May Day 2026 di Jakarta, bergabung dengan serikat pekerja lain di kawasan Monas dan DPR/MPR RI.
  • KSPSI dan SPN Jawa Barat memastikan tidak ada aksi di Gedung Sate seperti tahun-tahun sebelumnya, membuat lokasi tersebut diprediksi sepi.
  • Polda Jabar menyiapkan pengamanan ketat untuk mencegah potensi kericuhan dan mengimbau koordinator aksi menjaga ketertiban selama peringatan May Day.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
26 April 2026

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, menyampaikan dukungan terhadap peringatan May Day namun mengingatkan potensi kerawanan dan penyusupan pihak ketiga dalam aksi massa besar. Ia menegaskan pengawasan akan diperketat di titik strategis untuk menjaga keamanan.

27 April 2026

DPD KSPSI Jawa Barat melalui Roy Jinto memastikan bahwa buruh Jabar akan menggelar aksi May Day di Jakarta, bukan di Gedung Sate seperti biasanya.

1 Mei 2026

Sebagian buruh dari Jawa Barat dipastikan mengikuti aksi peringatan Hari Buruh Internasional di Jakarta bersama serikat pekerja lain di kawasan Monas dan DPR/MPR RI. Gedung Sate diprediksi sepi karena tidak menjadi lokasi utama aksi tahun ini.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Buruh dari Jawa Barat akan menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Jakarta, bukan di Gedung Sate seperti tahun-tahun sebelumnya.
  • Who?
    Aksi ini melibatkan buruh yang tergabung dalam KSPSI Jawa Barat dan SPN Jawa Barat, serta mendapat pengawasan dari Polda Jabar melalui Kabid Humas Kombes Pol. Hendra Rochmawan.
  • Where?
    Kegiatan dipusatkan di kawasan Monas dan kompleks DPR/MPR RI Jakarta, sementara Gedung Sate Bandung diperkirakan sepi dari kegiatan aksi.
  • When?
    Aksi dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 1 Mei 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional.
  • Why?
    Buruh Jabar memilih bergabung dengan serikat pekerja nasional di Jakarta untuk menyampaikan tuntutan bersama dalam momentum May Day 2026.
  • How?
    Polda Jabar menyiapkan pengamanan dan pemantauan ketat di titik strategis guna mencegah potensi kericuhan serta mengimbau koordinator aksi menjaga ketertiban massa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak buruh dari Jawa Barat mau pergi ke Jakarta buat ikut acara Hari Buruh. Biasanya mereka kumpul di Gedung Sate, tapi sekarang di sana bakal sepi. Di Jakarta, mereka mau ngomong soal tuntutan kerja di dekat Monas dan DPR. Polisi bilang boleh aksi asal tertib dan damai, biar gak ada yang ribut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rencana buruh Jawa Barat untuk bergabung dalam aksi May Day di Jakarta menunjukkan semangat solidaritas dan kebersamaan lintas daerah dalam menyuarakan aspirasi pekerja. Di sisi lain, kesiapan Polda Jabar memperketat pengawasan serta menegaskan dukungan terhadap penyampaian pendapat secara damai mencerminkan komitmen menjaga keamanan sekaligus menghormati hak demokratis warga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Sebagian buruh di Jawa Barat dipastikan menggelar aksi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day di Jakarta pada Jumat (1/5/2026). Gedung Sate yang biasanya menjadi lokasi aksi buruh di Jabar itu berpotensi akan sepi.

Para buruh Jabar akan bergabung dengan serikat pekerja lainnya di sekitar kawasan Monas dan DPR/MPR RI Jakarta untuk menyampaikan tuntutan-tuntutan pada May Day 2026 ini. Hal ini turut dibenarkan oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Jawa Barat, Roy Jinto.

"Untuk KSPSI Jabar akan menggelar aksi May Day di Jakarta," ujar Roy melalui pesan WhatsApp, Senin (27/4/2026).

1. SPN juga gelar aksi di Jakarta

Aksi buruh menuntut kenaikan upah 2026 di Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Disinggung mengenai berapa jumlah buruh KSPSI Jabar yang akan mengikuti aksi di Jakarta, Roy belum menjelaskan lebih rinci. Hanya saja, dia memastikan aksi tidak lagi di Gedung Sate, melainkan langsung ke Jakarta.

Dihubungi terpisah, Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Barat juga memastikan, aksi May Day akan berlangsung di Jakarta tidak di Gedung Sate seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Kami SPN Jabar akan ikut aksi May Day di Jakarta. Tidak ada di Gedung Sate," kata Ketua SPN Jabar, Dadan Sudiana.

2. Polisi siap mengamankan jika ada aksi buruh di Jabar

Buruh SPN Jabar gelar aksi di Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Meski para buruh asal Jabar bertolak ke Jakarta saat peringatan May Day. Kepolisian Daerah Jawa Barat memastikan akan mengawal jika nantinya terdapat aksi di berbagai daerah. Polisi menegaskan, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dilindungi undang-undang.

Namun di balik itu, kepolisian juga mengingatkan adanya potensi kerawanan yang bisa muncul dalam aksi massa besar. Salah satunya adalah kemungkinan penyusupan kelompok tertentu yang tidak berkepentingan, tetapi berupaya memicu tindakan anarkis dan mengganggu jalannya aksi.

"May Day kami dukung, tapi harus tetap tertib, aman, dan damai," kata Hendra Rochmawan, Minggu (26/4/2026).

3. Waspadai penyusp saat aksi May Day

Buruh SPN Jabar gelar aksi di Gedung Sate (IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan mengingatkan bahwa dalam setiap kerumunan massa besar selalu ada potensi masuknya pihak ketiga yang tidak memiliki kaitan dengan kepentingan buruh. Kelompok ini, kata dia, kerap memanfaatkan situasi untuk memancing kericuhan.

Karena itu, Polda Jabar akan memperketat pengawasan di sejumlah titik strategis. Langkah ini dilakukan untuk mengidentifikasi pergerakan mencurigakan sejak dini dan mencegah potensi gangguan keamanan.

Dia juga mengimbau para koordinator aksi dan pimpinan serikat buruh agar lebih jeli dalam memantau barisan massa. Jika ada individu yang mencoba memprovokasi atau merusak fasilitas umum, diminta segera dilaporkan ke petugas.

Editorial Team