Makan Bergizi Gratis di Jabar Belum Optimal, Bey Tunggu Evaluasi

Bandung, IDN Times - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar beberapa kabupaten dan kota di Jawa Barat tidak semuanya berjalan mulus. Sejumlah pelaku UMKM turut menjadi korban dari program Presiden Prabowo Subianto ini.
Berdasarkan data yang dihimpun, salah satu UMKM yang menjadi korban ada di Kabupaten Ciamis, mereka rela mengeluarkan belasan juta kepada salah satu paguyuban agar bisa menjadi pemasok MBG. Namun, kenyataannya mereka tidak kunjung dipilih untuk memasok bahan-bahan makanan itu.
1. Pelaku UMKM diminta waspada penipuan mitra MBG

Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin mengatakan, saat ini semua hal yang berkaitan dengan MBG di wilayahnya masih menjadi tanggung jawab langsung dari pemerintah pusat. Ia sangat menyayangkan adanya kejadian dugaan penipuan tersebut.
"Jadi itu kan langsung mitra ya, tidak melalui Pemprov dan Pemkab. Jadi kami tidak tahu detailnya seperti apa. Kami tentunya tidak berharap akan terjadi hal seperti itu," ujar Bey, Selasa (14/1/2025).
2. Minta UMKM waspada dan lebih jeli

Bey kemudian meminta agar para UMKM tidak mudah tergiur dengan skema-skema tersebut dan tetap bisa lebih mengecek kembali berdasarkan aturan yang ada. Apalagi, jumlah yang ditawarkan nominalnya besar.
"Jadi mohon agar yang ditawarkan juga dicek betul bagaimana, seperti apa, jangan sampai tertipu. Pasti jumlahnya besar kan," katanya.
3. BGN bakal mengevaluasi pekan depan

Saat disinggung mengenai program MBG ini apakah sudah memberikan dampak terhadap perekonomian masyarakat. Bey memastikan hal itu nantinya akan dievaluasi oleh pemerintah pusat melalui Badan Gizi Nasional (BGN).
"Itu kan langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN). Katanya pekan depan akan melakukan evaluasi," ucapnya.
Mengenai pemanfaatan bahan pangan lokal, Bey belum mengetahui secara pasti apakah semuanya MBG di kabupaten dan kota menggunakan produk lokal atau metode lainnya. Mengingat, program ini masih menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.
"Sepengetahuan saya kalau yang kemarin Sukabumi itu dari lokal. Yang Cimahi juga. Informasinya seperti itu," kata dia.


















