Bandung, IDN Times - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan, perluasan halaman Gedung Sate dengan menyatukan Lapangan Gasibu, hingga harus menutupi sebagian Jalan Diponegoro, Kota Bandung, tidak akan menutup akses untuk demonstrasi.
Ruang untuk menyuarakan aspirasi itu, dipastikan akan tetap difasilitasi dan tidak akan ditutup meskipun nantinya Jalan Diponegoro ditutup karena menjadi bagian dari halaman Gedung Sate.
Sebelumnya Jalan Diponegoro ini kerap kali menjadi titik masyarakat dan mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi lewat demonstrasi, karena tepat berada di depan kantor Gubernur Jabar. Dedi juga mengatakan, prasasti yang ada di halaman Gedung Sate tidak akan diubah.
"Ya boleh (buat demo), unjuk rasa kan boleh, tapi tidak mengganggu lalu lintas. Prasasti tidak berubah, tidak ada masalah. Prasasti tidak akan digeserkan, tetap di situ. Pokoknya batu prasasti tetap di situ," kata Dedi, Rabu (15/4/2026).
