Sukabumi, IDN Times - Keterbatasan anggaran bahan bakar minyak (BBM) mulai berdampak pada layanan pengangkutan sampah di Kota Sukabumi. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) setempat kini harus memutar strategi agar pelayanan tetap berjalan di tengah tekanan efisiensi.
Kepala DLH Kota Sukabumi, Reni Rosyida Muthmainnah mengungkapkan, total anggaran instansinya mencapai sekitar Rp32 miliar per tahun. Namun, sebagian besar terserap untuk belanja pegawai.
“Dari Rp32 miliar, sekitar Rp22 miliar untuk gaji. Jadi sisanya di bawah Rp10 miliar untuk operasional, termasuk BBM truk dan alat berat,” ujarnya, Rabu (1/4/2026).
Dengan kondisi tersebut, kebutuhan BBM untuk puluhan armada menjadi beban cukup berat. DLH sendiri memiliki 34 unit truk sampah dan empat alat berat yang digunakan setiap hari.
