Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Korsleting Sambar BBM Eceran, Satu Warga Terluka di Sukabumi
Kebakaran di Sukabumi memakan korban (IDN Times/Istimewa)
  • Kebakaran melanda warung kelontong dan Rumah Makan Padang di Desa Sundawenang, Sukabumi, akibat korsleting listrik yang menyambar stok BBM eceran.
  • Dua unit armada pemadam dari Posko Parungkuda dan Cibadak dikerahkan, menghadapi kendala jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran.
  • Satu warga bernama Wawan mengalami luka bakar serius, sementara satu lainnya selamat; api berhasil dipadamkan setelah 31 menit berkat kolaborasi petugas dan warga.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sukabumi, IDN Times - Kebakaran hebat melanda kawasan padat aktivitas di Kampung Bolang Lebak, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (23/7/2026). Objek yang terbakar yaitu bangunan warung kelontong dan Rumah Makan Padang. Kebakaran ini diduga disebabkan oleh korsleting listrik menyambar stok Bahan Bakar Minyak (BBM) eceran.

Tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga melukai salah satu penghuninya. Korban bernama Wawan (38 tahun) harus dilarikan ke rumah sakit akibat mengalami luka bakar serius di bagian wajah dan tubuhnya.

1. Dua unit armada dikerahkan

Kebakaran di Sukabumi memakan korban (IDN Times/Istimewa)

Komandan Posko IV Pemadam Kebakaran (Damkar) Parungkuda, Acep Fatah, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat usai menerima laporan darurat dari warga.

"Tim bergerak cepat dan tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) hanya dalam waktu empat menit," ujar Acep kepada awak media, Kamis (23/7/2026).

Sebanyak dua unit armada pemadam yang terdiri dari satu unit Posko Parungkuda dan dibantu satu unit dari Posko Cibadak dikerahkan ke lokasi.

2. BBM eceran sebabkan kebakaran merembet

Kebakaran di Sukabumi memakan korban (IDN Times/Istimewa)

Petugas sempat berjibaku mengatasi kendala teknis di lapangan, yakni jarak sumber air atau hydrant yang terbilang jauh dari titik api, tepatnya berada di kawasan Bojong Kokosan.

"Penyebab sementara diduga kuat dari arus pendek listrik yang langsung menyambar ke stok BBM eceran. Luas area yang terbakar mencapai sekitar 43 persen dari total luas bangunan 120 meter persegi," tuturnya.

3. Berjibaku padamkan api, satu korban selamat, satu lainnya alami luka bakar

Kebakaran di Sukabumi memakan korban (IDN Times/Istimewa)

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Penghuni warung lainnya, Eli, dipastikan selamat dari amukan si jago merah. Sedangkan Wawan mengalami luka bakar.

Setelah berjibaku selama kurang lebih 31 menit bersama personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta warga setempat, petugas akhirnya berhasil menjinakkan dan memadamkan api secara total.

Berkat kesigapan petugas di lapangan, sekitar 53 persen area bangunan berhasil diselamatkan dari potensi kerusakan yang lebih parah. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan guna menghitung total kerugian material akibat musibah kebakaran tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article