Ilustrasi penusukan. (IDN Times/Sukma Shakti)
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan meminta sistem keamanan di Pasar Caringin diperkuat menyusul bentrokan yang menyebabkan korban jiwa. Pemkot Bandung akan berkoordinasi dengan kepolisian dan meminta keterangan dari pengelola pasar terkait sistem keamanan di kawasan tersebut.
"Kejadian yang sangat memprihatinkan. Bentrokan ini tidak seharusnya terjadi, tapi saat ini kami betul-betul menyerahkan kembali semua penanganan ini kepada kepolisian," ujar Farhan, Minggu (25/10/2026).
Sebelumnya, bentrok ini terjadi pada Sabtu (24/10/2026) sekitar pukul 17.50 WIB itu menyebabkan satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Peristiwa ini terjadi di area Ruko Blok B-2, dekat Bank Mega Pasar Induk Caringin. Saat kejadian, para korban sedang bekerja sebagai petugas parkir.
Sekelompok orang yang diperkirakan berjumlah sekitar 30 orang kemudian mendatangi lokasi. Mereka menyerang para korban menggunakan senjata tajam sebelum melarikan diri.
Korban pertama yang meninggal dunia diketahui berinisial FR (22 tahun). Sementara itu, T (37) yang sebelumnya berada dalam kondisi kritis kini dinyatakan meninggal dunia setelah menjalani perawatan. Adapun korban lainnya, AS (34), mengalami luka parah pada siku kiri dan kehilangan satu jari akibat penyerangan tersebut