Pada masa penjaringan bakal calon kepala daerah (balon kada), sejumlah tokoh mendaftar lebih dari satu partai. Namun, hal berbeda dilakukan Dena. Dia menegaskan, hanya akan masuk lewat Gerindra untuk maju pada Pilkada nanti.
"Saya istiqamah di Gerindra. Tidak daftar ke partai manapun dan tidak komunikasi dengan partai lain. Hanya satu, Gerindra," kata Dena.
Dena mengaku, sosok Prabowo menjadi inspirasi dirinya hanya akan masuk lewat Partai Gerindra. Bahkan, ketika nantinya tidak direkomendasikan, Dena menegaskan dirinya akan tetap setia.
"Saya yakin untuk satu partai Gerindra. Karena Gerindra itu partai yang dipimpin Prabowo sebagai presiden terpilih. Walaupun dapat rekom atau tidak, saya akan tetap istiqamah untuk membesarkan Partai Gerindra. Karena melihat sosok Prabowo itu negarawan luar biasa," kata dia.
Dijelaskannya, Prabowo telah mampu mengesampingkan perbedaan saat Pilpres kemarin. Hal itu ditunjukkan dengan keputusan Prabowo yang dinilai Dena mau merangkul semua kelompok.
"Karena Prabowo itu merangkul semua, yang dukung atau tidak bahkan yang menghina juga dirangkul untuk kepentingan bangsa Indonesia. Itu sifat negarawan," jelas dia.
"Kita patut contoh dan ambil untuk diimplementasikan di Majalengka. Sehingga saya patut mencontoh beliau dan saya pilih Gerindra karena terinspirasi Prabowo yang sosoknya sangat inspiratif," lanjut Dena