Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Kementerian PKP Gandeng Pihak Swasta Perbaiki 500 Rumah di Bandung

WhatsApp Image 2026-02-13 at 4.46.16 PM.jpeg
- Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) menggaet pihak swasta untuk menjalankan program Gotong Royong Renovasi Rumah Merah Putih di Kota Bandung. IDN Times/Debbie Sutrisno
Intinya sih...
  • Rumah kumuh diubah jadi laik huniPresiden Prabowo Subianto memberikan arahan kepada para menteri untuk perubahan di berbagai sektor demi masyarakat, termasuk penanganan pemukiman kumuh dan rumah laik huni.
  • Pemerintah jembatani pihak yang ingin membantuKementerian PKP secara terbuka melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan swasta untuk mendukung program pemerintah sebagai fasilitator.
  • Warga yang dibantu sumringahSalah satu warga, Rohimah, berterimakasih dengan adanya bantuan perbaikan rumah karena rumahnya sudah tidak bocor lagi dan terang benderang setelah direnovasi.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) menggaet pihak swasta untuk menjalankan program Gotong Royong Renovasi Rumah Merah Putih di Kota Bandung. Sebanyak 500 rumah milik warga yang tidak laik tinggal akan segra dilakukan perbaikan.

Menteri PKP Maruarar Sirait mengatakan, Kementerian telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Bandung terkait program tersebut. Ratusan rumah warga di Kecamatan Bandung Kulon akan dilakukan perbaikan agar menjadi laik huni.

"Untuk di Bandung, total 500 unit yang dibantu oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. Saat ini sudah jadi 339 unit dan ditargetkan akhir April selesai seluruhnya 500 unit. Nilai satu unit kurang lebih Rp30 juta," ucap Maruarar saat meninjau rumah yang telah direnovasi di Kecamatan Bandung Kulon, Bandung, Jumat (13/2/2026).

1. Rumah kumuh diubah jadi laik huni

Renovasi rumah
Renovasi rumah (pexels.com/ Francesco Ungaro)

Menurutnya, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan kepada para menteri mengenai perubahan di berbagai sektor demi masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian, yakni penanganan pemukiman kumuh dan rumah laik huni.

"Kita melakukan langkah-langkah strategis dan substansial sesuai perintah Presiden untuk membuat perubahan, termasuk di bidang perumahan dan ekonomi rakyat di kawasan perumahan, terutama perumahan kumuh. Karena fungsi kita ada tiga, operator, regulator, dan fasilitator. Hari ini saya menjalankan tugas sebagai fasilitator," jelas dia.

Dia mengatakan, pihaknya juga akan mendukung instruksi presiden soal gentengisasi untuk rumah-rumah warga di Indonesia. Maruarar menilai, genteng produk Jatiwangi, Majalengka, bisa digunakan untuk program tersebut.

"Nanti akan kita survei, kalau memungkinkan kita gunakan produk UMKM agar ekonomi masyarakat juga bergerak.Tentu kita akan mempelajari kualitas, harga, dan kemampuan produksinya secara menyeluruh sebelum memutuskan, tidak hanya melihat satu faktor saja," ucap dia.

2. Pemerintah jembatani pihak yang ingin membantu

X
Menteri PKP, Maruarar Sirait alias Ara mengecek Rusun ASN Kejati DIY. (Dok. Biro Komunikasi Publik Kementerian PKP)

Maruarar menambahkan, Kementerian PKP secara terbuka melakukan kerja sama dengan perusahaan-perusahaan swasta untuk mendukung program pemerintah. Dia memastikan, peran pemerintah dalam hal ini adalah sebagai fasilitator.

"Kita terbuka, tidak menerima uang, tidak menerima tanah, tidak menjadi supplier. Kita hanya memfasilitasi kerja sama antara yayasan, warga, dan pemerintah daerah agar semuanya berjalan dengan baik," jelas Maruarar.

3. Warga yang dibantu sumringah

20251010_144853.jpg
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, melakukan kunjungan (Kungker) ke Kota Binjai, Sumatera Utara (IDN Times/ Bambang Suhandoko)

Sementara itu, salah satu warga yang rumahnya telah diperbaiki, Rohimah, berterimakasih dengan adanya bantuan perbaikan rumah. Dulu rumahnya sering bocor ketika musim penghujan tiba. Tapi sekarang, setelah diperbaiki rumahnya sudah tidak bocor lagi.

"Dulu rumah caranya ini daftar saya kan anak bapak yang punya dulu rumah bocor di mana-mana sekarang sudah bagus. dulu hujan ma pasti bocor," paparnya.

Sekarang rumah yang berada di RT 03/07 Kelurahan Warung Muncang tersebut sudah lebih baik. Air hujan tidak lagi membasahi seisi rumah karena bocor. Cat di dalam rumah pun diwarnai putih sehingga terang benderang saat lampu menyala.

"Pas perbaikan juga kita dikasih uang buat kontrak sebulan. Sekarang rasanya enak, bagus, nyaman, terang karena catnya putih," kata dia.

Share
Topics
Editorial Team
Yogi Pasha
EditorYogi Pasha
Follow Us

Latest News Jawa Barat

See More

Survei: 77 Persen Orang Indonesia Perkirakan Tetap Bekerja Saat Pensiun

13 Feb 2026, 17:55 WIBNews