Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kebakaran Gudang Kayu dan 10 Rumah di Bandung Diduga akibat Korsleting

Kota Bandung
2 min read
Kebakaran Gudang Kayu dan 10 Rumah di Bandung Diduga akibat Korsleting
Kebakaran Gudang Kayu dan 10 Rumah di Bandung Diduga akibat Korsleting. Dok Damkar Bandung
  • Kebakaran melanda gudang kerajinan kayu dan 10 bangunan kontrakan di Jalan H Zakaria, Sukahaji, Bandung, Jumat pagi sekitar pukul 05.00 WIB.
  • Polisi menduga korsleting listrik di dalam gudang memicu api, yang cepat membesar akibat banyaknya material kayu lalu merambat ke bangunan sekitar.
  • Tujuh armada pemadam memadamkan api sekitar pukul 06.30 WIB. Tidak ada korban jiwa, sementara kerugian materiil masih dihitung dan penyebab pasti diperiksa INAFIS.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Bandung, IDN Times - Kebakaran melanda sebuah gudang kerajinan kayu dan 10 rumah kontrakan di Jalan H Zakaria, Kelurahan Sukahaji, Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung, Jumat (23/10/2026) pagi. Kebakaran tersebut diduga dipicu korsleting listrik dari dalam gudang.

Kapolsek Babakan Ciparay, AKP Kardi, mengatakan dugaan tersebut berdasarkan penyelidikan awal dan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Dugaan sementara kebakaran berasal dari konsleting arus listrik di dalam gudang kerajinan kayu," kata Kardi saat dikonfirmasi, Jumat (23/10/2026).

Menurut Kardi, api dengan cepat membesar karena banyak material kayu yang mudah terbakar tersimpan di dalam gudang milik warga bernama Tata tersebut. Kobaran api kemudian merambat ke bangunan kontrakan di dekatnya yang memiliki luas sekitar 500 meter persegi.

Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, polisi telah mendatangi dan mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) di RT 09 RW 01, Kelurahan Sukahaji.

"Petugas sudah mendatangi dan mengamankan TKP, serta menurunkan tim INAFIS untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kardi.

Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB setelah Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung mengerahkan tujuh unit armada ke lokasi.

Polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, total kerugian materiil akibat kebakaran yang menghanguskan gudang dan 10 rumah kontrakan tersebut masih dalam proses penghitungan.

Salah seorang warga terdampak, Setiawati, mengatakan api dengan cepat membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan yang berada di lokasi tersebut.

"Api pertama kali terlihat di gudang kayu. Kejadiannya jam 05.00 WIB pagi," kata Setiawati.

Menurut dia, kebakaran menghanguskan berbagai jenis bangunan yang digunakan warga untuk tempat tinggal maupun menjalankan usaha. Tidak ada bangunan yang tersisa dari total 10 bangunan yang terdampak.

"Yang terbakar rumah, gudang, kamar, konveksi. Total bangunan ada 10 bangunan. Habis semua, tidak ada yang sisa," ungkapnya.

    Share Article
    Editorial Team

    Related Articles

    See More