Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Jubir AMIN Nilai Gibran Tidak Pas Gunakan Singkatan saat Debat

Jubir AMIN Nilai Gibran Tidak Pas Gunakan Singkatan saat Debat
google
Share Article

Majalengka, IDN Times- Juru bicara Timnas AMIN KH Maman Imanulhaq menyoroti Cawapres Gibran Rakabuming Raka pada debat cawapres, Jumat (22/12/2023). Kang Maman, demikian dia biasa disapa menilai, pertanyaan tentang SGIE cawapres nomor urut 02 itu, tidak pas disampaikan dalam acara tersebut 

Sebagai ajang resmi, debat cawapres sudah selayaknya diisi dengan materi substantif. "Justru malah di-downgrade menjadi layaknya acara kuis tebak-tebakan," kata Kang Maman

1. Debat idealnya mengeksplor gagasan

Debat Cawapres 2024 (Dokumentasi Youtube NarasiTV)
Debat Cawapres 2024 (Dokumentasi Youtube NarasiTV)

Kang Maman menegaskan, debat calon pemimpin, sudah seharusnya diisi dengan menyampaikan gagasan. Alih-alih memberikan pertanyaan dengan menggunakan istilah SGIE, kata dia, Gibran, sejatinya bisa menyampaikannya secara lengkap.

"Selayaknya acara debat di level capres cawapres, harusnya dimanfaatkan betul sebagai ajang eksploratif gagasan, visi misi, program antar pasangan calon," papar dia.

"Kalau pertanyaan yang dilemparkan tricky seperti apa yang dilakukan oleh Mas Gibran, buka ChatGPT saja," lanjut dia.

2. Gibran dinilai tidak paham betul dengan istilah yang disampaikan

google
google

Kritikan Jubir AMIN juga disampaikan lantaran Gibran pun dianggap tidak menguasai apa yang disampaikannya. Hal itu terlihat dari adanya kekeliruan Gibran saat meng-eja pertanyaan yang disampaikan kepada Cak Imin.

"Dan Mas Gibran juga masih nyontek catatan saat menyebut kepanjangan SGIE. Ini ajang adu gagasan bukan tanya ChatGPT," kata Kang Maman.

Hingga saat ini, Kang Maman mengaku tidak mengetahui pasti motif Gibran melakukan hal itu. Kang Maman menyebutkan, Gibran terlihat sengaja melakukannya.

"Mungkin ada motif lain selain ingin mengeksplor gagasan pembangunan ekonomi dari Gus Imin. Biar saja publik yang menilai," kata dia

3. Debat ke tiga, diharapkan benar-benar ideal

Kompas.com
Kompas.com

Melihat pentingnya kualitas calon, Kang Maman berharap, debat ke tiga dan selanjutnya bisa menjadi media untuk edukasi masyarakat.

 "Di 3 sisa acara debat capres cawapres nanti, para pasangan calon benar-benar memberikan edukasi kepada publik tentang visi misi yang dibawa," jelas dia

Kang Maman menilai hal itu sangat penting, sebagai referensi calon pemilih menentukan pemimpin di masa depan.

"Jangan lagi diturunkan levelnya sebagai acara tebak-tebakan istilah," ungkap dia.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Inin Nastain
EditorInin Nastain

Latest News Jawa Barat

See More

Komnas Perempuan Sebut Kasus YTR Femisida Paling Ekstrem

27 Jun 2026, 18:42 WIBNews