Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Jenguk YTR di RSHS, KSP Dudung Hubungi BPJS Minta Pembiayaan Dibantu
(IDN Times/Azzis Zulkhairil)
  • KSP Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman menjenguk YTR, korban penyekapan dan penganiayaan di RSHS Bandung, serta memastikan negara hadir mendukung proses perawatan korban.
  • Dudung menghubungi Direktur BPJS setelah mengetahui biaya perawatan korban tidak tercover, dan BPJS menyatakan siap membantu pembiayaan bersama laporan ke LPSK serta Kementerian Kesehatan.
  • Dudung mengapresiasi kepolisian dan tenaga medis atas penanganan cepat kasus ini, sekaligus mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan agar kejadian serupa tak terulang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
25 Juni 2026

KSP Jenderal (Purn.) Dudung Abdurachman menjenguk YTR, korban penyekapan dan penganiayaan, di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung. Ia bertemu keluarga korban dan mendengar langsung kondisi serta kendala pembiayaan perawatan.

25 Juni 2026

Dudung menghubungi Direktur BPJS untuk meminta bantuan pembiayaan karena kasus penganiayaan terhadap perempuan dan anak tidak ditanggung BPJS. BPJS menyatakan siap membantu setelah sebelumnya memantau kasus tersebut.

25 Juni 2026

Dudung memastikan laporan pembiayaan ke LPSK dan Kementerian Kesehatan serta menyampaikan keprihatinan atas kasus yang menimpa YTR. Ia juga mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan agar kejadian serupa tidak terulang.

25 Juni 2026

Pemerintah menyampaikan apresiasi kepada Polda Jabar yang sigap menangkap pelaku Taufik Hidayat dan kepada tenaga medis RSHS yang cepat menangani korban. Polisi masih melakukan penyidikan lanjutan terhadap tersangka.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman menjenguk YTR, korban penyekapan dan penganiayaan, di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung serta menghubungi BPJS untuk membantu pembiayaan perawatan korban.
  • Who?
    Dudung Abdurachman bersama jajaran KSP, keluarga YTR, pihak RSHS Bandung, serta Direktur BPJS yang dihubungi langsung terkait kendala pembiayaan perawatan korban.
  • Where?
    Kegiatan berlangsung di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, tempat YTR dirawat setelah menjadi korban penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya.
  • When?
    Kunjungan dilakukan pada Kamis, 25 Juni 2026, saat Dudung datang langsung ke ruang perawatan untuk melihat kondisi YTR dan berbicara dengan keluarganya.
  • Why?
    Dudung datang untuk memastikan negara hadir membantu korban serta menindaklanjuti kendala pembiayaan yang tidak tercover BPJS agar penanganan medis dapat berjalan tanpa hambatan.
  • How?
    Dudung mendengar laporan dari keluarga dan pihak rumah sakit, kemudian langsung menghubungi Direktur BPJS agar biaya perawatan dibantu. Semua langkah dilaporkan ke LPSK dan Kementerian Kesehatan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Ada kakak namanya YTR yang disakiti lama sekali oleh pacarnya, lalu sekarang dirawat di rumah sakit di Bandung. Pak Dudung datang melihat dan bicara sama keluarganya. Dia juga telepon orang BPJS supaya biaya rumah sakitnya dibantu. Polisi sudah tangkap orang jahatnya, dan YTR masih dirawat supaya cepat sembuh.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Kunjungan KSP Dudung Abdurachman ke RSHS menunjukkan kepedulian nyata negara terhadap korban kekerasan, dengan langkah cepat menghubungi BPJS agar pembiayaan perawatan dapat terbantu. Respons sigap dari berbagai pihak—pemerintah, kepolisian, dan tenaga medis—mencerminkan koordinasi yang baik serta komitmen bersama untuk memastikan korban memperoleh perlindungan dan penanganan layak.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman turut menjenguk YTR korban penyekapan dan penganiayaan selama bertahun-tahun oleh kekasihnya Taufik Hidayat di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung (RSHS), Kamis (25/6/2026).

Selain melihat langsung kondisi korban di ruang perawatan, Dudung juga bertemu keluarga YTR yang tengah berjaga. Dia memastikan, kedatangannya ke RSHS untuk mendengar langsung kondisi YTR dari pihak keluarga.

"Tadi saya langsung melihat, dan saya bertemu dengan keluarganya. Dan tentunya saya sampaikan, negara hadir dan sangat peduli kepada perawatan, bahkan kelanjutannya," ujar Dudung setelah menjenguk korban.

1. Telepon Direktur BPJS karena korban kekerasan perempuan tidak di-cover

(IDN Times/Azzis Zulkhairil)

Setelah mendengar semua cerita dari keluarga korban, Dudung mengungkapkan, ada beberapa kendala yang ternyata dihadapi oleh korban selama perawatan. Meski pembiayaan semuanya ditanggung oleh Pemerintah Provinsi Jabar, ternyata BPJS kobaran tidak bisa mengcover biaya perawatan.

"Tadi juga saya mendapat laporan langsung dari Direktur Hasan Sadikin, bahwa memang untuk penganiayaan kepada perempuan dan anak tidak di-cover BPJS," katanya.

"Saya langsung telepon Direktur BPJS. Dan beliau langsung menyambut, bahkan sebelumnya juga sudah memonitor tentang masalah ini. Dan BPJS juga akan membantu," kata Dudung.

2. Negara turut prihatin atas peristiwa ini

Pelaku penganiayaan perempuan, Taufik Hidayat saat ditangkap polisi. (Dok.Polda Jabar)

Lebih lanjut, Dudung memastikan, semua pembiayaan yang akan ditanggung oleh BPJS turut dilaporkan juga ke LPSK dan Kementerian Kesehatan. Dia pun merasa prihatin atas kasus yang menimpa YTR hingga mengalami luka serius pada bagian tubuhnya.

"Saya hadir di sini beserta Bapak Kasdam, Staf Khusus saya, Deputi, Kepala Dinas Kesehatan, dan Direktur SDM, tentunya atas nama negara turut prihatin atas kejadian ini," kata dia.

Dudung pun mengajak agar masyarakat lebih bisa peduli lagi terhadap lingkungan sekitar rumahnya agar tidak terjadi peristiwa serupa di wilayah lainnya.

"Dan ini menjadi pembelajaran bagi kita semua. Dan masyarakat semakin peduli apabila di lingkungannya ada hal-hal yang mencurigakan agar segera dilaporkan," ujar Dudung.

3. Beri apresiasi pihak kepolisian dan tenaga medis

Pelaku penganiayaan perempuan Taufik Hidayat Diringkus di Majalaya. IDN Times/Istimewa

Pemerintah turut menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak kepolisian yang sudah bekerja secara maksimal mengungkap kasus ini hingga akhirnya korban diberikan penangan di RSHS Bandung.

"Khususnya Polda Jabar, yang begitu sigap menangkap pelaku. Dan mengucapkan terima kasih juga dan penghargaan kepada tenaga medis, khususnya Rumah Sakit Hasan Sadikin, yang begitu sigap dan cepat melakukan tindakan-tindakan medis," kata dia.

Sebagai informasi, Taufik Hidayat saat ini sudah dijebloskan ke ruang tahanan Polda Jabar. Polisi masih melakukan penyidikan untuk mendalami kasus ini serta dugaan-dugaan tindak pidana lainnya dari perbuatan tersangka.

Editorial Team

Related Article