Inggris Kucurkan Dana Rp15 M ke Desa-desa Belum Terjamah Internet

Kabupaten Sukabumi, IDN Times - Infrastruktur internet jadi penunjang utama dalam pengembangan daerah. Sayangnya, belasan ribu desa di seluruh Indonesia termasuk di wilayah Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, belum seluruhnya terjamah internet.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik tahun 2023 jumlah desa di seluruh Indonesia sebanyak 83.971 desa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.548 desa belum memiliki jaringan internet.
1. Kedubes Inggris beri dana bantuan Rp15 miliar

Diplomat Kedutaan Inggris-Jakarta, Amanda McLoughlin mengatakan, ia bersama dengan Common Room Networks Foundation membuat program Rural ICT Camp 2024.
Sejak 2020, pemerintah Inggris sudah mengucurkan anggaran Rp15 miliar untuk mendanai program konektivitas internet desa.
"Kami (pemerintah Inggris) melalui program akses digital bekerja sama dengan Common Room telah menyediakan sekitar Rp15 miliar untuk mendanai proyek ini di seluruh Indonesia, tidak hanya di Ciracap, tentunya dalam memberdayakan jaringan komunitas di daerah pedesaan dan wilayah terpencil," kata Amanda kepada awak media di Desa Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Selasa (8/10/2024).
2. Alasan Sukabumi terpilih jadi tuan rumah

Amanda mengungkapkan, Desa Ujungggenteng, Desa Ciracap, Kabupaten Sukabumi terpilih sebagai salah satu daerah yang menerima bantuan dari Kedubes Inggris karena memiliki beberapa titik yang tidak terjamah internet
"Jadi Ciracap ini secara khusus dipilih untuk proyek ini karena sebagai wilayah yang awalnya memiliki sejumlah titik blank spot dan koneksi internet yang belum memadai, Ciracap telah membuat langkah besar dalam meningkatkan penetrasi internetnya," ujarnya.
"Misalnya dulu 2020 hanya ada sekitar 13 titik akses internet diawal program, sekarang ada sekitar 370 titik akses internet di seluruh wilayah Ciracap. Kami memilih Ciracap untuk Rural ICT Camp 2024 untuk menyuarakan pencapaian yang luar biasa ini," ujarnya.
3. Bangun menara internet bambu

Tak hanya mengucurkan anggaran, mereka juga akan membangun menara internet bambu dalam rangka konektivitas desa dan ketahanan iklim di Alun-alun Pangumbahan.
"Tujuan kami untuk meningkatkan konektivitas pedesaan sambil tentunya membangun ketahanan masyarakat untuk dapat beradaptasi dengan perubahan iklim. Besok kami akan meluncurkan menara internet bambu pertama di Ciracap, sebuah langkah inovatif menuju peningkatan konektivitas digital daerah pedesaan sambil mendukung pembangunan yang berkelanjutan," kata dia.
"Tahun ini bahkan lebih istimewa karena kami juga sedang merayakan 75 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Inggris. Kami bersemangat untuk memperdalam kemitraan dan bekerja sama menuju masa depan lebih terhubung secara digital yang menguntungkan rakyat, melindungi planet, serta meningkatkan kesejahteraan," tutur Amanda.
4. Ada 12 ribu desa belum terjamah internet

Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kominfo, Molly Prabawaty mengungkapkan, 12.548 desa yang belum ada jaringan internet. Oleh sebab itu, program dari pemerintah Inggris dinilai membantu tugas pemerintah Indonesia.
"Ternyata masih ada 12.548 desa yang belum ada jaringan internet. Hal ini sangat membantu kami untuk memperluas jaringan internet di seluruh Indonesia," kata Molly.
"Tentu kami ingin jaringan internet bisa sampai ke seluruh pelosok di Indonesia, tapi masih banyak yang belum bisa kami jangkau. Dengan adanya dukungan kerja sama Commen Room kita bisa memperluas itu contohnya kita ada di Ciracap Sukabumi untuk meningkatkan jaringan internet di desa," tutur dia.


















