Roy Jinto Ferianto, Ketua Dewan Pimpinan Daerah Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPD KSPSI) Provinsi Jawa Barat (IDN Times/Azzis Zulkhairil)
Sementara itu berdasarkan data dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker), angka pekerja yang terdampak PHK di Jabar periode Januari-Juni 2026 mencapai 6.727 pekerja. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa provinsi lain.
Rinciannya, kasus PHK pada Januari ada sebanyak 1.162 orang pekerja, Februari 1.836 orang, Maret 1.458 orang, April 1.250 orang, Mei 914 orang, dan Juni 107 orang.
Sedangkan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) mengatakan bahwa kondisi ketenagakerjaan di Jabar masih berada dalam tren positif. Jumlah tenaga kerja baru yang terserap melalui investasi dinilai jauh lebih besar.
"Kalau ada PHK 5.000, masuk 100 ribu, ya jangan ribut. Kan ada yang masuk," ujar KDM, dikutip Senin (3/8/2026).
Ia menilai pemberitaan mengenai PHK kerap menjadi sorotan utama, sementara kabar baik mengenai investasi dan penciptaan lapangan kerja baru justru kurang mendapat perhatian.
"Sentimen di media sosial itu kalau berita buruk tentang pemerintahan menjadi headline, viral. Tetapi berita positif menjadi tidak viral. Ini opini yang harus dibangun," katanya.
Adapun capaian investasi Jabar sepanjang semester I 2026. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Jawa Barat, realisasi investasi pada periode Januari-Juni 2026 mencapai Rp138,13 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebanyak 246.887 orang.
KDM menegaskan, investasi yang masuk terus membuka peluang kerja baru di berbagai sektor. Salah satunya pembangunan data center di Purwakarta yang berdiri di kawasan bekas aset Indosat.
"Saya sudah dua hari ini. Kemarin saya di Purwakarta ada 3.000 tenaga kerja untuk data center, yang di tempat Indosat zaman dulu. Data center tier satu pertama di Indonesia, itu 3.000 tenaga kerja," ujarnya.
Selain itu, pabrik kendaraan listrik BYD di Kabupaten Subang juga terus melakukan perekrutan tenaga kerja baru seiring meningkatnya permintaan pasar terhadap produknya.
"Kemudian ke BYD, itu hampir 9.000 sekarang rekrutmen baru karena produknya diminati," kata KDM.