Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Haji Jabar Dipastikan Terbang di Tengah Eskalasi Konflik Timur Tengah
Jemaah haji berdoa di Masjid Nabawi, Madinah (IDN Times/Sunariyah)
  • Calon jemaah haji asal Jawa Barat tahun 2026 dipastikan tetap berangkat meski konflik Timur Tengah meningkat, namun rute penerbangan masih menunggu keputusan pemerintah.
  • HIMPUH Jabar menyebut ada dua opsi rute utama, yakni jalur langsung lewat Yaman yang efisien tapi rawan konflik, atau memutar lewat Afrika Timur yang lebih aman namun lebih mahal.
  • Pemerintah menyiapkan tiga skenario mitigasi: tetap berangkat dengan rute aman, menunda keberangkatan jika situasi memburuk, atau menghentikan total bila Arab Saudi menutup operasional haji.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
31 Maret 2026

Kepala Kanwil Kemenhaj Jabar, Boy Hari Novian, menjelaskan pemerintah menyiapkan skenario keberangkatan jemaah haji tahun 2026 di tengah eskalasi konflik Timur Tengah. Ia menyebut Arab Saudi masih membuka operasional haji dan Indonesia akan memilih rute aman.

7 April 2026

Ketua Korwil HIMPUH Jawa Barat, Dodi Sudrajat, menyampaikan calon jemaah haji asal Jawa Barat tetap diberangkatkan pada tahun 2026. Ia memaparkan tiga opsi rute penerbangan: melalui Yaman, Afrika Timur, atau pembatalan jika kondisi memburuk.

tahun 2026

Pemerintah dan penyelenggara haji menegaskan keberangkatan jemaah asal Jawa Barat tetap dijadwalkan. Skenario darurat disiapkan termasuk penundaan atau penghentian total jika Arab Saudi menutup operasional haji.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Keberangkatan calon jemaah haji asal Jawa Barat tahun 2026 dipastikan tetap berlangsung meski eskalasi konflik di Timur Tengah meningkat, dengan beberapa opsi rute penerbangan masih dalam pembahasan pemerintah.
  • Who?
    Calon jemaah haji asal Jawa Barat, Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Jawa Barat, serta Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat yang dipimpin Boy Hari Novian.
  • Where?
    Kegiatan persiapan dan koordinasi dilakukan di Bandung, Jawa Barat, sementara tujuan keberangkatan menuju Arab Saudi melalui jalur udara yang masih ditentukan rutenya.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Selasa, 31 Maret 2026 dan 7 April 2026. Keberangkatan dijadwalkan untuk musim haji tahun 2026.
  • Why?
    Pemerintah memastikan keberangkatan tetap berjalan untuk memenuhi kuota haji nasional, namun mempertimbangkan keamanan akibat meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.
  • How?
    Pemerintah menyiapkan tiga skenario: menggunakan rute langsung melewati Yaman, memutar lewat Afrika Timur untuk keamanan lebih tinggi, atau menunda hingga membatalkan keberangkatan jika situasi memburuk.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang dari Jawa Barat mau pergi haji ke Arab Saudi tahun 2026. Tapi di Timur Tengah lagi ada perang, jadi jalannya masih dibicarakan. Ada jalan lewat Yaman yang cepat tapi tidak aman, dan ada jalan lewat Afrika yang lebih aman tapi lama. Pemerintah bilang jemaah tetap bisa berangkat kalau Arab Saudi buka hajinya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Di tengah ketidakpastian akibat eskalasi konflik di Timur Tengah, pemerintah dan HIMPUH Jawa Barat menunjukkan kesiapan dan kehati-hatian yang tinggi dalam memastikan keberangkatan jemaah haji 2026 tetap terlaksana dengan aman. Beragam skenario disusun secara matang, dari pemilihan rute alternatif hingga mitigasi darurat, sementara persiapan teknis telah mencapai hampir sempurna.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Calon jemaah haji asal Jawa Barat di tahun 2026 dipastikan akan tetap berangkat ke tanah suci. Hanya saja, rute penerbangan sampai saat ini masih belum diputuskan karena adanya eskalasi konflik di Timur Tengah.

Kabar ini disampaikan Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Jawa Barat. Mereka memastikan untuk waktu keberangkatan dipastikan akan tetap dilakukan, namun masih ada dua skema pemberangkatan yang belum diputuskan pemerintah.

Opsi pertama yaitu rute jalur langsung melintasi kawasan Yaman. Jalur tersebut dianggap paling efisien karena lurus dari Asia Tenggara menuju Arab Saudi. Hanya saja, kondisi geopolitik di kawasan tersebut membuat jalur tersebut tetap perlu diwaspadai.

"Jalur lewat Yaman itu sebenarnya paling ideal dan hemat. Umrah juga masih banyak yang lewat sana dan berjalan lancar, tapi tetap ada kewaspadaan karena dinamika konflik," kata Ketua Koordinator Wilayah HIMPUH Jawa Barat, Dodi Sudrajat, Selasa (7/4/2026).

1. Ada beberapa skenario yang nantinya diterapkan pemerintah

Jemaah haji saa melaksanakan tawaf sunah usai puncak haji di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Jumat (13/6/2025). (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)

Kemudian ada juga alternatif dengan memutar melalui Afrika Timur, guna menghindari potensi gangguan di kawasan konflik. Meski lebih aman, opsi ini berdampak pada penambahan jarak tempuh dan biaya perjalanan.

"Kalau lewat Afrika, memang lebih aman dari sisi konflik, tapi konsekuensinya ada tambahan waktu sekitar satu sampai dua jam lebih lama," ucapnya.

Adapun opsi ketiga, pembatalan keberangkatan. Dodi menyebut pembatalan bukan menjadi opsi utama karena berpotensi menimbulkan kerugian, termasuk kemungkinan pengembalian dana yang tidak penuh dari pihak Arab Saudi serta dampak terhadap kuota haji.

"Kalau dibatalkan, risikonya besar, termasuk refund yang belum tentu penuh dan potensi mundurnya jadwal keberangkatan," katanya.

2. Jemaah haji tetap diterbangkan

Menteri Haji dan Umrah (Menhaj), Irfan Yusuf cek makanan untuk jemaah haji 2026. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Sementara itu Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jawa Barat turut menyiapkan skenario terburuk untuk keberangkatan jemaah haji pada tahun 2026. Kepala Kanwil Kemenhaj Jabar, Boy Hari Novian mengatakan, sampai saat ini pemerintah tidak hanya fokus pada kesiapan teknis, tetapi juga skenario darurat jika kondisi kawasan memburuk.

Menurutnya, jemaah akan tetap diberangkatkan secara normal meskipun eskalasi Konflik di Timur Tengah memanas melalui rute lainnya. Namun, harus tetap menunggu keputusan dari Arab Saudi.

"Arab Saudi tetap membuka atau tetap melaksanakan operasional haji di tahun 2026, maka Pemerintah Indonesia mengirimkan jemaah dengan meminta agar maskapai memilih rute yang aman bagi keselamatan penumpang,” ujar Boy, Selasa (31/3/2026).

Kendati begitu, pemerintah juga menyiapkan opsi lebih ketat jika situasi keamanan dinilai membahayakan. Penundaan keberangkatan pun disiapkan meskipun operasional haji tetap berlangsung di Arab Saudi.

"Mitigasi kedua adalah, walaupun Pemerintah Arab Saudi tetap melaksanakan operasional, namun mengingat keselamatan jemaah Indonesia, maka Pemerintah Indonesia jika esekalasinya terus memanas, menunda keberangkatan operasional haji di tahun ini," tuturnya.

3. Berbagai skenario sudah dipersiapkan

Tenda-tenda jemaah haji di Mina, Arab Saudi. (Media Center Haji 2025/Rochmanudin)

Skenario terakhir merupakan langkah paling ekstrem, yakni penghentian total keberangkatan jemaah Indonesia apabila Arab Saudi memutuskan tidak menyelenggarakan ibadah haji tahun ini.

"Mitigasi ketiga adalah ketika Arab Saudi memutuskan untuk tidak melaksanakan atau menutup operasional haji di tahun ini, maka Pemerintah Indonesia juga akan tidak memberangkatkan jemaah dikarenakan Arab Saudi tidak melakukan atau tidak mengadakan operasional haji di tahun 2026 ini," ujarnya.

Meski di tengah berbagai kemungkinan tersebut, kesiapan teknis penyelenggaraan haji di Jawa Barat kata dia, sudah hampir matang. Persiapan di dalam negeri hingga di Arab Saudi telah mencapai tahap akhir.

"Untuk pelayanan, kami pastikan tetap maksimal karena persiapan di tanah air maupun di Arab Saudi semua sudah 99 persen rampung. Jadi kami tinggal melaksanakan kegiatan operasional haji," kata dia.

Editorial Team