Geger! Mayat Pria Tersangkut di PLTA Cikuya Sukabumi

Kabupaten Sukabumi, IDN Times - Warga di Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di pintu air Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cikuya.
Diketahui, penemuan mayat itu tepatnya terjadi di Kampung Cikuya, RT 02/05, Desa Tenjojaya. Mayat pria tersebut ditemukan tersangkut di pintu air PLTA.
Mayat pria itu pertama kali ditemukan oleh Pepen Supendi (36) selaku penjaga piket PLTA. Pada pagi hari ini, ia sedang menjalankan tugas rutinnya mengangkut sampah di pintu air PLTA.
"Saya itu, biasanya suka mengangkut sampah setiap dua jam sekali. Saat pukul 04.00 WIB, saya tidak melihat sesuatu yang mencurigakan. Namun, sekita pukul 04.30 WIB, saat saya kembali untuk mengangkat sampah, saya kaget melihat ada mayat dalam posisi mengapung di pintu air," kata Pepen, Jumat (23/08/2024).
1. Warga kaget sempat tak percaya temukan mayat

Pepen menuturkan, sempat tidak percaya bahwa yang ia lihat merupakan sesosok mayat. Untuk memastikan kebenarannya, Pepen pun mendekati pintu air.
"Saat dilihat lebih dekat, ternyata benar itu adalah mayat. Waktu itu, saya sempat kaget. Iya, takutnya orang yang kita kenal. Setelah dilihat lebih dekat, ternyata tidak kenal, baru kita laporkan," ujarnya.
2. Damkar evakuasi mayat

Mayat tersebut dievakuasi pemadam kebakaran. Ketua Tim Evakuasi dari Posko V Damkar Cibadak pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, Yogi mengatakan, langsung menerjunkan sejumlah anggota ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi jenazah.
"Proses evakuasi kami lakukan secara manual. Alhamdulillah kita bisa melaksanakan evakuasinya secara singkat, tidak lebih dari 10 menit korban berhasil kita evakuasi. Sementara untuk kendalanya hanya arus air yang deras," kata Yogi.
Saat ditemukan, jenazah berjenis kelamin laki-laki ini menggunakan kaos berwarna hijau, sweater hitam, celana hijau dan sabuk hitam. Mayat itu pun langsung dilarikan ke RSUD R Sekarwangi, Cibadak.
"Setelah kita evakuasi ke atas, akhirnya jenazah langsung dibawa ke RSUD R Sekarwangi Cibadak, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut oleh Kepolisian," katanya.
3. Polisi telusuri identitas korban

Kapolsek Cibadak Polres Sukabumi, AKP Idji Djubaedi mengatakan, kabar mengenai penemuan mayat pertama kali didapat dari Kepala Dusun (Kadus). Setelah mendapatkan laporan, polisi pun bergegas ke lokasi untuk melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
"Saat ini masih dalam proses pemeriksaan oleh dokter jaga di RSUD Sekarwangi, dan kami juga telah melaporkan ke pimpinan (Kapolres Sukabumi),” kata Idji.
Untuk mengungkap identitas mayat tersebut, pihaknya mengaku telah melakukan koordinasi dengan pihak pemerintah Kecamatan Cibadak, untuk pengambilan sidik jari.
"Hasilnya, kami masih menunggu hasil dari pihak kecamatan. Iya, doakan saja semoga dari sidik jari yang diperiksa oleh pemerintah kecamatan itu, dapat terungkap identitas jenazah tersebut," bebernya.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, bahwa mayat tersebut diperkirakan memiliki usia sekitar 25 sampao 30 tahun, dengan tinggi badan sekitar 150 centimeter, rambut hitam, terdapat bekas merah di hidungnya, dan telinga kanan tampak ada semacam tindik.
"Jika ada warga yang merasa kehilangan anggota keluarganya dengan ciri-ciri tersebut, maka disarankan segera melapor ke Mapolsek Cibadak," tutupnya.
















