Bandung, IDN Times – Kasus perusakan pohon di Kota Bandung kembali terjadi. Setelah polemik pemotongan pohon yang berujung penyegelan videotron di Jalan Riau, kini kasus dugaan perusakan pohon yang sengaja dengan cara dikuliti hingga disuntik air aki ditemukan di sejumlah titik di Kota Bandung.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengaku tengah memburu pihak yang bertanggung jawab atas aksi tersebut. Menurutnya, tindakan merusak pohon di ruang publik tidak mungkin dilakukan tanpa tujuan tertentu.
"Pertanyaan saya, siapa yang untung?" kata Farhan di Balai Kota Bandung.
Farhan menegaskan, seluruh temuan sedang ditelusuri untuk mengetahui pelaku sekaligus motif di balik perusakan pohon yang terjadi di sejumlah titik kota.
