Aktivitas terduga pelaku pembunuhan dan korban terekam CCTV di sebuah hotel di Bandung (Dok. Istimewa)
Korban Rini sendiri sudah menikah dan memiliki dua orang anak, namun pada saat peristiwa ini statusnya telah dalam proses perceraian dengan suaminya. Sebelum Rini dinyatakan dibunuh dan disimpan dalam koper, sang suami Ganda Permana sempat dituduh sebagai dalang pembunuhan atas kematian istrinya itu.
Ganda mengatakan, tuduhan itu muncul lantaran dirinya tengah mengurus perceraian dengan Rini. Dia juga mengakui ada kerenggangan hubungannya dengan sang istri.
"Sebelumnya memang ada kerenggangan masalah rumah tangga. Akhirnya menggiring opini menyudutkan semua ke saya, termasuk saudara, tetangga, rekan kerja, semua menyudutkan ke saya," kata Ganda pada awak media Kamis (2/5/2024).
Meski begitu, Ganda mengungkapkan, di luar banyaknya pihak yang menyudutkan terhadap dirinya dua orang anak kandungnya tidak terpengaruh dan percaya terhadapnya.
"Satu yang saya bangga, semua yang curiga kepada saya, opini itu menyudutkan saya, saya bangga, anak saya enggak (menuduh Ganda jadi pembunuh Rini). Mereka tetap dalam pendiriannya, bahwa saya bukan pelakunya," katanya.
Ganda memastikan akan memberikan perlindungan terhadap kedua orang anaknya dan akan menjaga psikologis sang anak usai kasus ini terungkap dengan terang benderang.
"Ke depannya dengan anak memperhatikan psikologisnya. Ini kan masih suasana berduka, tapi kami tetap harus menerima. Saya juga berharap pelaku dihukum seberat-beratnya, kalau bisa hukuman mati, karena ini menghabisi korban sudah tidak wajar," kata dia.
Sementara keluarga Rini, Anjar Gumilar pun mengakui sempat menuduh sang suami melakukan pembunuh terhadap Rini. Namun kini sudah meminta maaf secara langsung.
"Saya dan keluarga besar sudah meminta maaf secara langsung kepada suami almarhum karena sempat menyampaikan tuduhan secara langsung kepada beliau. Dan ternyata bukan beliau pelakunya," kata sepupu korban, Anjar di Bandung, Kamis (2/5/2024).
Setelah pembunuhnya tertangkap, keluarga Rini berharap kasus ini bisa diusut secara tuntas. Mereka meminta pembunuh Rini bisa dihukum seberat-beratnya.
"Kalau keluarga berharap dihukum seberat-beratnya, kalau bisa hukuman mati. Karena keluarga besar tidak akan pernah bisa menerima kejadian seperti ini dengan cara sadisnya pelaku membunuh almarhum," kata dia.