Di Tengah Gejolak Ekonomi, Kelas Menengah Didorong Punya Asuransi

- FWD Insurance mendorong kelas menengah memiliki asuransi untuk menghadapi ketidakpastian ekonomi global, terutama melalui produk perlindungan diri seperti asuransi kecelakaan.
- Produk baru FWD Income Prosperity menawarkan perlindungan jiwa sekaligus manfaat tunai tahunan terstruktur agar masyarakat bisa merencanakan keuangan dengan lebih tenang di tengah tekanan ekonomi.
- FWD Income Prosperity memberikan manfaat pasti seperti tunai tahunan hingga 17 persen, perlindungan jiwa sampai 130 persen premi, serta pembebasan premi jika terjadi cacat tetap total.
Bandung, IDN Times - Gejolak ekonomi masih terjadi di tengah perang Timur Tengah dan memberi dampak pada masyarakat di berbagai negara termasuk Indonesia. Kondisi ini pun secara tidak langsung membuat masyarakat di berbagai kelangan termasuk kelas menengah ikut tertekan.
Untuk memproteksi diri dan ekonomi saat ini dan masa depan, kelas menengah diharap bisa tetap memiliki asuransi. Hal ini disampaikan Chief of Agency FWD Insurance Ang Tiam Kit saat berbincang di Kota Bandung, Selasa (2/6/2026).
Menurutnya, asuransi yang bisa diikuti untuk kelas menengah ketika menjadi peserta adalah asuransi kecelakaan. Dengan premi yang tidak begitu besar kemudian bisa memberikan proteksi kepada diri sendiri maupun keluarga.
"Kalau ada kemampuan (uang) wajib lah ini asuransi kecelakaan. Kami di FWD Insurance pun memiliki produk untuk proteksi tersebut," papar Ang.
1. Manfaat jangka pendek dan panjang harus dipertimbangkan

Untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya kebutuhan finansial, FWD Insurance kini meluncurkan produk terbaru, FWD Income Prosperity. Produk asuransi jiwa ini dirancang untuk memberikan perlindungan sekaligus manfaat tunai tahunan yang terstruktur, sehingga nasabah dapat merencanakan masa depan dengan lebih tenang.
Hasil survei FWD Group bersama Ipsos menunjukkan bahwa 66 persen masyarakat Indonesia masih merasa stres dan khawatir secara finansial, sementara hanya 34 persen yang merasa cukup percaya diri.
"Kondisi ini menegaskan pentingnya solusi perlindungan yang tidak hanya melindungi dari risiko, tetapi juga memberikan kepastian dalam perencanaan keuangan," kata dia.
Melalui FWD Income Prosperity, pihaknya ingin menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan mudah dipahami. Produk ini tidak hanya memberikan perlindungan jiwa, tetapi juga manfaat tunai tahunan yang terencana.
2. Pastikan manfaat asuransi sesuai kebutuhan

Sementara itu Chief Human Resources & Marketing Officer FWD Insurance Rudy F. Manik, menjelaskan bahwa kelas menengah sekarang keuangannya mayoritas hanya mampu bertahan untuk waktu pendek saja sehingga akan sulit merencanakan berbagai proteksi diri dan keluarga di masa mendatang. Meski demikian, dengan berbagai program yang dihadirkan perusahaan asuransi termasuk FWD Insurance, kelas menengah tetap bisa memproteksi diri dengan premi terjangkau.
"Secara umum produk ini diharap bisa menjaga kekhawatiran karena banyak manfaat baik secara tahunan maupun ketika polis berakhir," paparnya.
Maka, ketidakpastiaan yang sekarang terjadi harus menjadi pemicu masyarakat untuk berani memproteksi diri dengan produk asuransi yang pasti sesuai dengan manfaatnya.
3. Masa depan lebih aman dengan asuransi

Produk ini, lanjut Rudi, menawarkan sejumlah manfaat pasti yang menjadi daya tarik utama, antara lain manfaat tunai tahunan sebesar 14 persen atau 17 persen dari premi tahunan sesuai plan yang dipilih dengan minimal Rp25 juta per tahun selama lima tahun. Di sisi lain ada manfaat akhir masa asuransi sebesar 108 persen dari total premi dibayar (periode campaign hingga 31 Desember 2026).
Guaranteed issue offer, tanpa pemeriksaan kesehatan untuk uang pertanggungan hingga Rp2 miliar, perlindungan jiwa hingga 130 persen premi dibayar, termasuk tambahan perlindungan meninggal dunia akibat kecelakaan.
"Juga manfaat pembebasan premi jika terjadi cacat tetap total, sehingga nasabah tetap terlindungi tanpa beban finansial tambahan," ungkapnya.

















